Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bantah Ada Mutasi Hybrid Di Vietnam

WHO: Itu Masih Bagian Dari Varian India

Kamis, 3 Juni 2021 21:09 WIB
Bantah Ada Mutasi Hybrid Di Vietnam WHO: Itu Masih Bagian Dari Varian India

RM.id  Rakyat Merdeka - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklarifikasi pernyataan otoritas Vietnam, yang menyebut pihaknya telah mendeteksi kemunculan varian mutasi hybrid, yang merupakan kombinasi dari varian delta India dan alpha Inggris.

WHO menjelaskan, varian tersebut bukanlah mutasi hybrid. Melainkan bagian dari varian delta India.

Berita Terkait : Total Kasus Positif Covid Di Griya Melati Bogor, Kini Jadi 90

"Berdasarkan definisi WHO, untuk saat ini tidak ada varian hybrid baru di Vietnam. Itu hanya bagian dari varian delta, yang aslinya berasal dari India," jelas perwakilan WHO di Vietnam, Kidong Park kepada Nikkei, Kamis (3/6).

Sekadar latar, pada Sabtu (29/5), Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thanh Long mengumumkan, negaranya telah mendeteksi kehadiran varian baru, yang merupakan mutasi hybrid atau gabungan mutasi antara varian India dan varian Inggris.

Berita Terkait : Erick Dipuji Sandi

"Berdasarkan hasil genome sequencing, kami menemukan fakta adanya varian baru yang merupakan gabungan antara India dan Inggris," kata Nguyen Thanh Long seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu (29/5).

"Secara lebih spesifik, ini adalah varian India dengan berbagai mutasi, yang aslinya berasal dari varian Inggris," imbuhnya.

Berita Terkait : WNI Jangan Pulang Dulu Ke Indonesia

Sejauh ini, Vietnam telah melaporkan kemunculan 7 varian virus. Yakni B1222, B1619, D614G, B117 (varian Inggris), B1351, A231, dan B16172 (varian India).

Berdasarkan data Johns Hopkins Coronavirus Resources Center, AS per 3 Juni 2021, total kasus positif di Vietnam kini telah tembus ke angka 7.860 dengan 49 angka kematian. [HES]