Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ketenagakerjaan Indonesia Lebih Tangguh Dan Inklusif
Kedubes AS: Indonesia, Selamat!
Kamis, 7 Oktober 2021 10:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Duta Besar AS Michael F Kleine menyampaikan selamat kepada Indonesia, atas pencapaian Indonesia dalam mengembangkan ketenagakerjaan yang lebih inklusif untuk kelompok rentan, termasuk anak muda, penyandang disabilitas, dan kaum perempuan.
Ucapan ini disampaikan Kleine dalam konferensi nasional ketenagakerjaan yang diselenggarakan bersama, oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnker), Rabu (7/10/2021).
Baca juga : BI Ramal Keuangan Indonesia Tetap Terjaga Pada Semester II-2021
Meski perekonomian nasional Indonesia telah tumbuh selama dua dekade terakhir, pertumbuhan ini belum dirasakan secara merata oleh semua anggota masyarakat.
Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID telah memperbaiki kondisi kerja bagi kelompok masyarakat miskin dan marginal. Pemerintah Amerika Serikat, jelas Kleine, berkomitmen membantu Indonesia memperkuat sumber daya manusia dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Selama lima tahun terakhir, lanjutnya, USAID bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan, membekali anak muda dari kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.
Baca juga : Resmi, Persik Kediri Talak Tiga Pelatih Gethuk
“Mereka dibekali keterampilan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai potensi penuh mereka, serta berkontribusi pada perekonomian Indonesia. Sehingga mereka siap bersaing di pasar kerja abad ke-21,” terang Pejabat Dinas Luar Negeri AS yang sudah berkarier lebih dari 20 tahun ini.
Memperoleh pekerjaan, lanjutnya, merupakan peristiwa penting dalam hidup dan membantu individu menjadi kontributor aktif terhadap perekonomian. Tapi, proses ini tidak mudah bagi orang dengan disabilitas, anak muda, dan perempuan, karena adanya diskriminasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya