Dark/Light Mode

Ketenagakerjaan Indonesia Lebih Tangguh Dan Inklusif

Kedubes AS: Indonesia, Selamat!

Kamis, 7 Oktober 2021 10:20 WIB
Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia, Michael F Kleine (kanan) dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.
Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia, Michael F Kleine (kanan) dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

 Sebelumnya 
Untuk mengatasi hambatan memasuki pasar tenaga kerja inilah, ujar Kleine, USAID bermitra dengan Kementerian Ketenagakerjaan, untuk meningkatkan keterampilan para pencari kerja dan meningkatkan kesempatan magang melalui Balai Latihan Kerja.

Konferensi tiga hari bertajuk “Sebuah Inisiatif Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Inklusif” ini, jelasnya lagi, membahas kemitraan dan keberhasilan program USAID Mitra Kunci.

Baca juga : BI Ramal Keuangan Indonesia Tetap Terjaga Pada Semester II-2021

Investasi USAID telah menciptakan platform bursa kerja yang dapat menghubungkan pemberi kerja dan pencari kerja. Hingga saat ini, 425 instruktur dari 234 Balai Latihan Kerja di Pulau Jawa juga telah mendapat manfaat dari program pelatihan yang didanai oleh USAID.

Selain memperluas kesempatan kerja, USAID juga mempromosikan inklusi gender dan sosial, sejalan dengan undang-undang nasional. Hingga saat ini, lebih dari 1.200 perusahaan Indonesia telah mengikuti pelatihan pengembangan ketenagakerjaan yang didanai oleh Pemerintah AS, termasuk 644 perusahaan di bawah program USAID Mitra Kunci bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Baca juga : Resmi, Persik Kediri Talak Tiga Pelatih Gethuk

“Lebih dari 44.000 perempuan dan 300 karyawan penyandang disabilitas telah mendapatkan manfaat dari peluang ini,” ungkap mantan Konsul Jenderal AS di Melbourne, Australia ini.

Sementara Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, inklusivitas adalah mandat konstitusi. Pemerintah pun menggandeng berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan dan kewirausahaan yang inklusif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.