Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemnaker-Depenas Godok Upah Minimum 2022

Rabu, 25 Agustus 2021 20:30 WIB
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri

 Sebelumnya 
Dalam kesempatan itu, dia juga berpesan agar dalam melakukan penetapan upah minimum harus berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan. Meliputi variabel paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja, dan median upah.

Berita Terkait : Kompak, Kemnaker-Pengusaha-Asosiasi Pekerja Main Futsal

"Bu Menteri Ketenagakerjaan juga berpesan agar upah minimum yang nantinya ditetapkan itu berlaku adil. Baik bagi pengusaha maupun pekerja," imbuh Putri.

Berita Terkait : Kemenperin Dorong PT Len Kembangkan Produk Alpahankam

Sementara Ketua Depenas, Haiyani Rumondang menyatakan, forum koordinasi ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam menyikapi dan mengantisipasi berbagai tantangan pengupahan di lapangan. Menurutnya, kerja cerdas dan sinergi antar lembaga, menjadi salah satu kunci utama dalam merespons dinamika pengupahan yang terjadi.

Berita Terkait : Kerja Keras Demi 2024

"Persiapan penetapan upah minimum tahun 2022 ini diarahkan untuk memberikan pondasi yang kokoh dan penguatan sinergi melalui konsolidasi pengupahan. Sebagai momentum untuk perbaikan, perubahan, dan reformasi pengupahan," pungkas Haiyani. [MEN]