Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Hajar Aswad (batu hitam), adalah sebuah batu yang berada di sudut timur Ka’bah di Masjidil Haram. Batu ini sangat dihormati dalam tradisi Islam dan memiliki sejumlah kisah dan legenda terkait asal-usul dan kepentingannya.
Dalam Riwayat disebutkan Hajar Aswad berasal dari surga. Dikatakan bahwa batu ini awalnya berwarna putih (hajar abyadh), tetapi berubah menjadi hitam karena menyerap dosa-dosa umat manusia.
Hajar Aswad ditempatkan di Ka’bah oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail, ketika mereka membangun kembali Ka’bah sebagai rumah ibadah kepada Allah. Batu ini diperlakukan dengan hormat oleh umat Islam, yang berusaha menciumnya atau menyentuhnya selama tawaf (mengelilingi Ka’bah) sebagai bagian dari ibadah haji dan umrah.
Bagi umat Islam, Hajar Aswad bukanlah objek yang disembah, tetapi merupakan simbol penting dari perjanjian antara Allah dan umat manusia.
Baca juga : Makna Spiritual Ka`bah (2)
Mencium atau menyentuh Hajar Aswad dianggap sebagai tindakan yang mendatangkan berkah, meskipun jika tidak memungkinkan, cukup dengan melambaikan tangan ke arahnya sambil melakukan tawaf.
Kalangan ulama Syiah meyakini Hajar Aswad berasal dari surga. Mereka menganggap Hajar Aswad sebagai saksi dari perjanjian antara Allah dan manusia, terutama dalam konteks ibadah haji dan umrah.
Mencium atau menyentuh Hajar Aswad dianggap sebagai tindakan yang mendatangkan berkah, meskipun jika tidak memungkinkan, cukup dengan melambaikan tangan ke arahnya sambil melakukan tawaf. Mereka meyakini Hajar Aswad akan menjadi saksi pada Hari Kiamat, terutama kepada mereka yang pernah mencium atau menyentuhnya.
Bagi umat Islam, Hajar Aswad bukanlah objek yang disembah, tetapi merupakan simbol penting dari perjanjian antara Allah dan umat manusia. Mencium atau menyentuh Hajar Aswad dianggap sebagai tindakan yang mendatangkan berkah, meskipun jika tidak memungkinkan, cukup dengan melambaikan tangan ke arahnya sambil melakukan tawaf.
Baca juga : Makna Spiritual Kabah (1)
Menurut beberapa riwayat dalam tradisi Syiah, Hajar Aswad akan menjadi saksi pada Hari Kiamat. Batu ini akan memberikan kesaksian tentang orang-orang yang benar-benar beriman dan yang telah melaksanakan ibadah haji dengan niat yang tulus.
Pandangan ini menekankan pentingnya niat dan ketulusan dalam beribadah, serta peran Hajar Aswad sebagai penegak keadilan Ilahi. Mereka menekankan pentingnya ketundukan total kepada Allah dalam semua aspek kehidupan.
Hajar Aswad, dalam konteks ini, dapat dilihat sebagai simbol dari komitmen dan ketundukan seorang Muslim kepada kehendak Allah, mengingat ritual menyentuh atau mencium Hajar Aswad dilakukan sebagai bagian dari ibadah haji yang merupakan rukun Islam.
Lain halnya Ibn Arabi, ia melihat Hajar Aswad sebagai manifestasi dari kehadiran Ilahi di dunia fisik. Batu ini dianggap sebagai titik kontak antara dunia manusia dan realitas ilahi. Menyentuh atau mencium Hajar Aswad adalah tindakan simbolis untuk menyentuh yang ilahi dan mencari keberkatan dari Allah. Hajar Aswad juga melambangkan hati manusia yang harus disucikan.
Baca juga : Detik-detik Kejatuhan Adam Dan Hawa Ke Bumi
Seperti batu yang pada awalnya putih dan kemudian berubah menjadi hitam karena dosa-dosa umat manusia, hati manusia juga harus disucikan dari dosa dan kekotoran untuk kembali kepada keadaan asalnya yang murni. Hajar Aswad juga melambangkan hati manusia yang harus disucikan.
Seperti batu yang pada awalnya putih dan kemudian berubah menjadi hitam karena dosa-dosa umat manusia, hati manusia juga harus disucikan dari dosa dan kekotoran untuk kembali kepada keadaan asalnya yang murni.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 06 Juli 2024 dengan judul "Teosofi Haji (40) Makna Spiritual Di Balik Hajar Aswad"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.