Dark/Light Mode

Antara Kuhana Dan Hukama

Minggu, 25 Agustus 2024 06:12 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada dua istilah yang sering digunakan untuk para “penasehat spiritual politik” para penguasa, yaitu kuhana dan hukama. Kuhana adalah bentuk jamak dari kahin berarti dukun paranormal. Kuhana memiliki berbagai kemampuan supernatural sebagai akibat amalan-amalan khusus yang telah diperoleh melalui guru atau pembimbing spiritualnya.

Baca juga : Kisah Sapi Kuning

Biasanya untuk sampai menjadi kahin yang mumpuni harus melewati beberapa tahapan ritual, mirip yang dilakukan oleh orang yang ingin memperoleh ilmu kanuragan. Ada juga sebagian kecil memperolehnya dengan cara wangsit, mirip dengan ilham. Kuhana pada umumnya dikenal lebih dekat kepada black magic atau paling tidak guru tempatnya be­lajar menempuh cara-cara yang tidak lazim di dalam agama dan logika, sehingga sejumlah praktek perole­han ilmunya dianggap kontroversi.

Baca juga : Kelompok Moderat Tidak Boleh Cengeng

Kuhana lebih populer karena banyak didatangi para selebriti seperti pebisnis, pejabat, artis, dan politisi. Para selebriti yang datang ada yang dari kalangan politisi yang mau meminta bantuan untuk memperoleh kedudukan lebih baik, dari kalangan artis yang ingin produknya lebih disukai masyarakat, dan kalangan bisnisman yang ingin usahanya lebih maju, dan para pejabat ingin jabatannya bertahan atau naik lebih tinggi lagi.

Baca juga : Merawat Kelompok Moderat

Sedangkan hukama ialah ahli hikmah atau makrifah, yaitu orang-orang yang diberi anugrah oleh Tuhan mengetahui yang gaib atau menyingkap rahasia-Nya. Upaya-upaya yang dilakukan untuk memahami makrifah dan ilmu-ilmu tingkat tinggi itu antara lain dengan melakukan olah batin (mujahadah, riyadhah), seperti menekuni ibadah-ibadah wajib dan sunnat, menjauhi seluruh larangan-larangan Tuhan, dan melakukan berbagai amal ke­bajikan dengan setulus-tulusnya. Sebagai imbalannya, Tuhan menga­nugrahkan kepadanya berbagai keu­tamaan, seperti atas kehendak-Nya ia mampu mengobati penyakit dengan doa, mampu menunjukkan tanda-tanda karamah (kekeramatan) seperti kemampuan untuk berpuasa berhari-hari, berjalan di atas air, memberikan ketenteraman dan pemenuhan hajat-hajat orang lain melalui doanya. Hukama juga banyak diserbu para selebriti seperti mereka yang ramai mendatangi para kuhana.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.