Dark/Light Mode
Tausiah Politik
Sebelumnya
Kuhana dan hukama berbeda tipis. Bahkan fungsinya pun juga memilki persamaan. Ada hukama yang juga dipanggil sebagai kyai karena memang memiliki pondok pesantren, tetapi pada saat yang bersamaan kiyai atau hukama itu juga seniman, sehingga sulit membedakannya dengan tokoh kuhana yang lain.
Sebaliknya ada beberapa kuhana yang penampilan sehari-harinya alim, menyerupai ustad. Apalagi memang ada sejumlah tokoh yang sulit dibedakan dirinya sebagai hukama atau kuhana. Kalangan kuhana ada yang juga ilmunya mumpuni seperti Kyai.
Sebaliknya ada Kyai memiliki keterampilan seperti kuhana. Tokoh yang demikian inilah yang juga menjadi selebriti, laku di mana-mana di dalam masyarakat.
Perbedaan antara keduanya bisa terlihat dari pengamalan syari'ah yang bersangkutan bersama para murid atau pelanggannya.
Baca juga : Kelompok Moderat Tidak Boleh Cengeng
Para hukama umumnya memilki kekuatan syari'ah dan dan hakekat yang dalam. Amalan-amalan, wirid, dan doa yang diberikan kepada muridnya umumnya diracik dari ayat-ayat Al-Quran dan hadis.
Para murid dan santrinya selain mendapatkan doa dan wirid khusus juga mendapatkan wawasan dan ilmu pengetahuan agama, karena hukama lebih sering menjadi penceramah ketimbang membuka praktek pengobatan dan penyembuhan. Bahkan tidak sedikit di antaranya yang menyembunyikan kemampuan-kemampuan supranatural yang dimilikinya. Berbeda dengan kuhana, seringkali ditemukan mendramatisasi kemampuan yang dimilikinya kepada orang lain, bahkan ada yang mengiklankan dirinya serba bisa untuk mengobati berbagai macam penyakit dan menyelesaikan berbagai konflik dan tekanan batin. Kadang-kadang juga di antara mereka memiliki semacam impresario, lembaga jasa yang mengorbitkan dirinya.
Baca juga : Merawat Kelompok Moderat
Para kuhana tidak diragukan lagi orientasinya profit dan bisnis. Ada di antara mereka memasang tarif yang besar dan itu bisa dimaklumi karena mereka juga melibatkan banyak pihak lain. Hukama lebih banyak memberikan pencerahan dan nilai manfaat kepada orang banyak. Sedangkan kuhana banyak di antaranya yang meresahkan masyarakat, bahkan tidak sedikit diadukan ke pihak berwajib karena ada unsur penipuan, pelecehan seksual, dan kriminal lainnya. Masyarakat perlu hati-hati membedakan antara keduanya.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 25 Agustus 2024 dengan judul "Antara Kuhana Dan Hukama"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.