Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (29)
Periode Dinasti Abbasiyah (750-1258)
Rabu, 10 September 2025 06:20 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Menurut Ibn Khaldun, setiap masyarakat diwarnai oleh empat generasi, yaitu generasi perintis, generasi pembangun, generasi penikmat, dan generasi penghancur.
Rupanya Dinasti Mu’awiyah tidak termasuk memiliki generasi penikmat yang panjang. Dinasti ini bertahan tidak sampai 200 tahun. Dinasti ini digantikan oleh dinasti baru yaitu Dinasti Abbasiyah (750–945M) yang dirintis oleh Abu al-‘Abbās Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas. Ia bergelar As-Saffah (Penumpah Darah) yang merujuk pada sikapnya yang tegas terhadap sisa-sisa pendukung Bani Umayyah.
Baca juga : Periode Dinasti Umayyah (661-750M)
Ia keturunan Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Ia banyak didukung oleh gerakan rahasia Abbasiyah yang dipimpin oleh Abu Muslim al-Khurasani.
Pemerintahan Dinasti Abbasiyah biasa disebut “Zaman Keemasan Islam” (The Golden Age of Islam), karena ilmu pengetahuan, seni, dan peradaban Islam berkembang pesat pada periode ini. Kota Bagdad sering disebut sebagai episentrum peradaban dan ilmu pengetahuan pada saat itu.
Baca juga : Periode Pasca Khulafaur Rasyidin
Capaian-capaiannya dianggap luar biasa karena perestasi peradaban yang dirintis sejumlah raja di dinasti ini memang amat besar dan massif. Kota Bagdad didirikan oleh Khalifah al-Mansur (754–775 M). Kota ini dirancang melingkar dengan benteng dan menjadi pusat perdagangan serta ilmu pengetahuan.
Kota Baghdad bukan saja episentrum ilmu pengetahuan dan teknologi saat itu, melainkan juga episentrum ekonomi dunia. Jalur sutra dan perdagangan laut menghubungkan: Asia Timur (China, India), Afrika Timur (Zanzibar), Eropa (Italia, Spanyol) dan sejumlah kota kecil lainnya. Kota Bagdad amat terkenal dengan bentuk-bentuk arsitektur perkotaannya.
Baca juga : Proto Peradaban Islam (6) Periode Ali bin Abi Thalib (599-661M)
Bangunan-bangunan monumental seperti masjid-masjid, termasuk Masjid Samarra dengan menara spiral. Terdapat juga berbagai madrasah dan bangunan arsitektur megah lainnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya