Dark/Light Mode

Spirit Pahlawan Nasional Di Perguruan Tinggi

Selasa, 11 November 2025 12:37 WIB
Prof. DR. Imam Subchi, MA
Prof. DR. Imam Subchi, MA
Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 Sebelumnya 
Dirinya merupakan tokoh pendiri Taman Siswa. Ini adalah lembaga pendidikan pertama yang memberikan kesempatan bagi rakyat pribumi menengah ke bawah untuk memiliki pendidikan yang sama dengan bangsawan.

Sebagai aktor yang bergerak di segmen pendidikan, Ki Hajar Dewantara atau Suwardi Suryaningrat tentu menjadi role model bagi para pendidik untuk memberikan pemahaman kepada para pembelajar berdasarkan asa dan semangat yang luhur. Sebab, di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Pusat Bahasa, pahlawan disebut sebagai aktor yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam memperjuangkan sekaligus membela kebenaran. Oleh karena itu, para aktor tersebut yang telah diberikan penghargaan gelar pahlawan adalah aktor yang sudah berjasa terhadap masyarakat karena sudah memiliki keberanian, pengorbanan, dan membela kebenaran.

Baca juga : Pemerintah Resmikan Paviliun Indonesia Di COP30, Tegaskan Komitmen Iklim

Dalam konteks ini, jika ketiga dimensi tersebut dimiliki oleh aktor lain, tentu saja ia juga berpotensi meraih gelar pahlawan dari masyarakat yang telah dibelanya. Kendati demikian, tidak diformalkan melalui penghargaan dari pemerintah.

Karena itu, pada umumnya, jika diformalkan akan melibatkan para aktor yang terlibat – bukan hanya pemerintah semata, melainkan para stakeholders. Pada dasarnya, setiap dari kita adalah pahlawan.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, Dirut Pertamina: Perwira Pejuang Energi Indonesia

Sebab, seorang pahlawan akan membaktikan sebagian besar waktunya untuk memperjuangkan kaumnya dari ketidakadilan, keterhimpitan, dan ketertinggalan. Posisinya kerap dianggap sebagai dewa atau malaikat yang mempunyai keberanian dan keteguhan hati yang besar, sehingga mampu mempengaruhi masyarakatnya untuk melakukan perubahan sosial. 

Keberadaannya adalah azimat untuk mengingatkan sesama tentang arti penting kerja keras dalam mencapai cita-cita.

Baca juga : Dapat Gelar Pahlawan, Soeharto Disebut Pemimpin Visioner dan Religius

Agaknya, telah ada pembaruan paradigma yang mendorong pemaknaan anyar pahlawan nasional. Jika di periode sebelumnya pemaknaan pahlawan lebih pada sosok yang berjasa dalam peperangan, kini penetapan pahlawan nasional juga menyasar figur non-aktivis perang, seperti bidang keagamaan sampai perburuhan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.