Dark/Light Mode
Tausiah Politik
Sebelumnya
Pada malam ketiga, Abu Hurairah benar-benar dikagetkan karena pencuri itu muncul lagi di tempat yang sama. Abu Hurairah marah dan berkata, “Kali ini Anda tidak akan saya loloskan lagi. Anda harus mempertanggungjawabkan perbuatan ini di depan hukum, di hadapan Rasulullah SAW.”
Pencuri itu tidak kehilangan akal. Ia berusaha menyentuh emosi spiritual Abu Hurairah dengan memohon maaf. Ia bahkan berkata, "Sebelum engkau menyerahkanku ke pengadilan, izinkan aku memohon maaf dan berterima kasih karena engkau telah dua hari berturut-turut melepaskanku."
Baca juga : Gratifikasi Seksual
Ia kemudian menawarkan sesuatu: “Maukah aku ajarkan sebuah ilmu yang jika engkau mengamalkannya, engkau tidak akan diganggu setan atau iblis? Bahkan jika engkau membacanya, mereka akan lari terbirit-birit.”
Abu Hurairah penasaran. Si pencuri lalu mengajarkan, “Bacalah Ayat Kursi (ia melafalkannya dengan sangat fasih hingga akhir), niscaya setan dan iblis akan lari menjauh darimu.” Abu Hurairah berpikir bahwa ini bukan pencuri sembarangan. Ilmu yang diajarkannya masuk akal karena Nabi memang pernah menjelaskan keistimewaan Ayat Kursi. Atas dasar "kebaikan" ilmu tersebut, Abu Hurairah kembali melepaskan si pencuri.
Baca juga : Gratifikasi Ratu Balqis
Menjelang subuh, Rasulullah SAW kembali bertanya. Abu Hurairah menjawab, “Betul ya Rasulullah, semalam ia datang lagi. Namun, saya melepaskannya karena ia mengajariku ilmu tentang Ayat Kursi.”
Nabi Muhammad SAW akhirnya menjelaskan bahwa sosok yang menyamar menjadi pencuri itu adalah Iblis. Ia bisa memperdayai manusia dengan berbagai cara, termasuk melalui "gratifikasi" berupa ilmu atau hal-hal spiritual.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Selasa, 20 Januari 2026 dengan judul "Sosiologi Korupsi (15) Gratifikasi Spiritual"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.