Dark/Light Mode

Campak Di Australia Barat Berasal Dari Pesawat Jakarta

Sabtu, 21 Februari 2026 16:06 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada 12 Februari 2026, otoritas kesehatan Australia Barat (Director of Communicable Disease Control Directorate) di Perth mengeluarkan kewaspadaan campak (Measles Alert) bagi warganya.

Dari dua kasus campak baru yang terdeteksi di Perth, Australia Barat, disebutkan bahwa penerbangan Batik Air dari Jakarta teridentifikasi sebagai salah satu lokasi paparan (exposure site) atau sumber penularan.

Baca juga : Tes Pramusim Bahrain, Ferrari Curiga Lawan Sembunyikan Kartu

Secara jelas disebutkan penerbangan Batik Air ID6080 dari Jakarta pada 7 Februari yang tiba di Perth pada 8 Februari 2026. Otoritas setempat juga mengingatkan kewaspadaan di Bandara Perth Terminal 1 pada 8 Februari 2026 antara pukul 00.40 hingga 01.30 waktu setempat. Artinya, penumpang dalam penerbangan Batik Air tersebut berisiko kontak dengan kasus campak dari Indonesia, termasuk mereka yang berada di Bandara Perth saat pesawat mendarat.

Ada tiga hal yang dapat kita cermati dari kejadian ini. Pertama, otoritas kesehatan Australia secara rinci menelusuri perjalanan penyakit yang masuk ke negaranya sehingga identifikasi kasus dapat dilakukan dengan cermat. Kedua, informasi kepada warga disampaikan sangat detail, baik mengenai lokasi maupun waktu potensi penularan hingga ke hitungan menit. Dua hal ini dapat menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan penyelidikan epidemiologi (PE) yang baik. Otoritas Kesehatan Australia Barat juga menyatakan akan melakukan pemantauan hingga 26 Februari 2026, sesuai masa inkubasi dan perjalanan penyakit campak.

Baca juga : Ramadan Mubarak: Puasa Berkah Makin Semarak

Ketiga, karena kasus tersebut datang melalui penerbangan dari Jakarta, maka kewaspadaan di dalam negeri juga perlu ditingkatkan. Perlu ditelusuri di mana kasus tersebut tinggal atau bekerja, bagaimana status imunisasi campaknya, serta apakah terdapat penularan di sekitarnya di Indonesia, dan sebagainya.

Semoga kewaspadaan yang diangkat dalam Measles Alert Australia Barat juga mendorong penguatan program pengendalian campak dan penyakit menular lainnya di negara kita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.