Dark/Light Mode

Lima Pesan Lebaran Sehat

Jumat, 20 Maret 2026 17:34 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - 21 Maret esok (dan sebagian masyarakat pada 20 Maret) kita memasuki Hari Raya Idul Fitri, yang secara populer disebut Lebaran. Tentu ada aspek spiritual penting dari Idul Fitri setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Hari raya ini juga diisi dengan waktu bergembira, bertemu sanak keluarga, serta menyantap berbagai hidangan istimewa. Bersama ini disampaikan lima pesan kesehatan agar kita dapat merayakan Lebaran dengan sehat, termasuk bagi yang sedang berlebaran di kampung halaman.

Pertama, jangan makan berlebihan. Jangan “mentang-mentang” sudah sebulan berpuasa dan “mumpung” banyak makanan, lalu kita “balas dendam” dengan makan berlebihan. Data ilmiah menunjukkan bahwa selama bulan puasa kita dapat mengontrol berat badan dengan baik, dan jangan sampai kondisi ini justru berbalik karena pola makan yang tidak terkontrol. Mereka yang memiliki diabetes, misalnya, berisiko mengalami kenaikan gula darah jika makan tidak terkontrol saat Lebaran. Begitu juga pada penderita hipertensi, konsumsi makanan asin berlebihan dapat memengaruhi kondisi kesehatannya. Selain itu, makan terlalu banyak juga dapat mengganggu sistem pencernaan, seperti perut kembung, gangguan pencernaan (indigestion), dan refluks gastroesofageal.

Baca juga : BNPP Catat 5.436 Pelintas H-4 Lebaran, Entikong Terpadat

Kedua, sedapat mungkin hindari konsumsi berlebihan Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Demikian pula, batasi konsumsi kue-kue manis dan minuman manis lainnya. Sesekali mengonsumsi minuman manis tentu dapat ditoleransi, tetapi minum air putih tetap sangat dianjurkan.

Ketiga, sejak lama dianjurkan agar bulan Ramadhan dijadikan momentum untuk berhenti merokok. Selama masa puasa, perokok sebenarnya sudah berhasil tidak merokok dari sahur hingga berbuka. Akan lebih baik jika kebiasaan ini dilanjutkan hingga malam hari. Momentum Idul Fitri dapat dijadikan sebagai titik awal untuk berhenti merokok sepenuhnya.

Baca juga : Layani Angkutan Lebaran, KCIC Cek Kesehatan 352 Kru Whoosh

Keempat, bagi yang memiliki penyakit kronik dan harus mengonsumsi obat secara rutin, jangan lupa untuk tetap minum obat sesuai aturan. Bahkan, dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan penyesuaian dosis akibat perubahan pola makan selama Lebaran.

Kelima, bagi mereka yang mudik dan telah tiba di kampung halaman, ada tiga pesan tambahan. Pertama, setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu sebelum beraktivitas. Kedua, bagi yang ingin berwisata selama libur panjang, perlu mengantisipasi kepadatan di objek wisata dan pusat perbelanjaan dengan memilih waktu yang tidak terlalu ramai. Ketiga, waktu istirahat dan tidur harus tetap terjaga. Hindari begadang berkepanjangan meskipun sedang berkumpul dengan keluarga dan kerabat.

Baca juga : KPK: Jelang Lebaran Penindakan Tetap Jalan

Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.