Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan
Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Saya terbang dari Oman ke Arab Saudi. Di Bandara Muscat, Oman, saya bertemu pemuda Indonesia asal Kediri yang bekerja di restoran bandara.
Gaji pokoknya Rp 8 juta per bulan, dengan fasilitas tempat tinggal dan makan ditanggung. Artinya, Rp 8 juta tersebut praktis bersih, ditambah bonus yang kadang diterima. Sebelumnya, ia bekerja di Bali. Ini contoh anak muda penyumbang devisa negara.
Baca juga : Lulus Ujian Teori SIM Setelah 139 Kali Gagal
Bandara Muscat sangat apik dan modern. Saya dan istri sempat membeli es krim di bandara dengan harga 1,7 riyal Oman, sekitar Rp 75 ribu—kurang lebih sama dengan harga di mal-mal Jakarta.
Foto: dok pribadi Prof Tjandra
Bandara juga relatif sepi, tidak banyak penumpang. Tidak terlihat tanda-tanda bahwa beberapa minggu lalu bandara ini sempat penuh oleh penumpang yang keluar dari kawasan Teluk, karena tetap terbuka saat bandara di Uni Emirat Arab dan Qatar sempat tertutup.
Baca juga : Asma, PPOK Dan Puasa
Pada 26 Maret 2026, saya mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Seperti diketahui, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, mengecam serangan Iran terhadap sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Ia menyebut serangan tersebut melanggar hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang digariskan oleh PBB.
Di rest area Jeddah, saya sempat berfoto di sebuah truk hypermarket yang unik. Saya baru mengetahui bahwa “Si Kabayan” ternyata ada di Jeddah, Riyadh, dan Thaif. Entah apa hubungannya dengan “Si Kabayan” di bumi Parahyangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya