Dark/Light Mode

Hari Paru Sedunia 2026

Jumat, 25 September 2026 07:45 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - 25 September setiap tahunnya diperingati sebagai World Lung Day atau Hari Paru Sedunia. Tahun ini, Perhimpunan Internasional Forum of International Respiratory Societies (FIRS) menetapkan tema Hari Paru Sedunia, yaitu "A Lifetime of Lung Health". Oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), tema tersebut kami canangkan menjadi "Kesehatan Paru Sepanjang Kehidupan".

Tema ini memiliki tiga komponen penting. Pertama, kesehatan paru dan pernapasan perlu dijaga sepanjang masa kehidupan manusia. Kedua, yang perlu selalu dijaga adalah perlindungan dan promosi kesehatan paru serta pernapasan. Ketiga, semua upaya ini menjadi tanggung jawab kita bersama (shared responsibility).

Kegiatan yang dilakukan juga setidaknya meliputi tiga tahapan kehidupan. Pertama, memastikan dukungan terhadap perkembangan organ paru dan sistem pernapasan pada bayi dan anak-anak. Kedua, selalu menjaga kesehatan paru dan pernapasan pada masa dewasa. Ketiga, menjamin kesehatan paru dan pernapasan pada kelompok lanjut usia.

Selain itu, setidaknya ada tiga bentuk kegiatan yang dilakukan dalam kerangka Hari Paru Sedunia, sebagaimana disampaikan oleh Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD).

Baca juga : Klasifikasi Polusi Udara Akibat Kebakaran Hutan

Pertama adalah advokasi, yaitu mendorong kebijakan publik untuk menurunkan polusi udara dan melakukan mitigasi terhadap fenomena perubahan iklim (climate change).

Kedua adalah akses, yaitu menjamin ketersediaan dan keterjangkauan sarana diagnosis serta pengobatan penyakit paru, termasuk obat inhaler bila dibutuhkan untuk penyakit paru obstruktif.

Ketiga adalah pencegahan, antara lain dengan membudayakan hidup sehat tanpa asap rokok, melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur, serta melakukan vaksinasi yang dibutuhkan untuk mencegah penyakit paru.

Tentu ada berbagai masalah kesehatan paru dan pernapasan yang kita hadapi. Saat ini, kita menghadapi masalah polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan yang berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta perburukan atau eksaserbasi akut Asma Bronkiale dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Baca juga : Erupsi Anak Krakatau Dan Kesehatan

Selain itu, sedang terjadi peningkatan kasus Influenza A di berbagai daerah. Negara kita juga masih menjadi penyumbang kasus tuberkulosis terbesar kedua di dunia.

Dalam peringatan Hari Paru Sedunia 2026, Forum of International Respiratory Societies (FIRS) juga menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit paru seperti Asma Bronkiale, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), kanker paru, tuberkulosis dan pneumonia.

Hari Paru Sedunia 2026 perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, menjadi pemicu peningkatan program pencegahan, serta menjadi momentum untuk terus melakukan kerja bersama dalam mengatasi masalah kesehatan paru.

Tujuan global Hari Paru Sedunia 2026 adalah menjamin kesehatan paru dan pernapasan bagi siapa pun dan di mana pun di dunia. Hal serupa juga harus menjadi tekad kita untuk diwujudkan di Indonesia.

Baca juga : Musim Panas Panjang

Sebagai penutup, dengan upaya bersama kita dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik dengan terjaganya kesehatan paru dan pernapasan sepanjang hidup. "Together, we can create healthier futures through lifelong lung health."

Oleh: Prof. Tjandra Yoga Aditama
-Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
-Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia
-Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan serta Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan
-Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara
-Penerima Rakyat Merdeka Award 2022 Bidang Edukasi dan Literasi Kesehatan Masyarakat
-Penerima Rekor MURI April 2024
-Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024–PERSI
-Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.