Dark/Light Mode
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Etika Politik Nabi Muhammad SAW (58)
Hak Sosial-Budaya Non-Muslim (2)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Hak sosial-budaya non-muslim selalu mendapatkan perhatian khusus sepanjang sejarah kehidupan Rasulullah Muhammad SAW. Sejak awal, Nabi Muhammad SAW tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan agama dan kepercayaan lain, selain Islam di Madinah. Bahkan Nabi dengan tegas memberikan perlindungan terhadap orang-orang non-muslim.
Baca juga : Hak Sosial-Budaya Non-Muslim (1)
Suatu ketika, ada seorang perempuan tua miskin beragama Yahudi di Madinah. Ia sedang kelaparan tanpa ada keluarganya yang memberikan bantuan apapun. Mendengarkan kabar ini, Nabi menginstruksikan sahabatnya untuk memberikan makanan dan kebutuhan primer perempuan tua tersebut diambilkan dari dana hibah.
Baca juga : Belajar Etika Politik Dalam Shalat Berjamaah (3)
Demikianlah Nabi dan para sahabat betul-betul respek terhadap kelompok minoritas non-muslim. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.