Dark/Light Mode

Peristiwa Qurban:

Ismail atau Ishaq? (1)

Kamis, 22 Juli 2021 06:15 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Tidak ada ayat dan hadis shahih yang menegaskan nabi sia­pa yang diqurbankan. Ayat yang mencerita­kan peristiwa qurban ialah: Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) beru­saha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim mem­baringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan, Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenar­kan mimpi itu”, sesungguhnya demiki­anlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. As-Shaffat: 102-105)

Berita Terkait : Ismail atau Ishaq? (2)

Ayat ini mengisahkan bahwa ketika putranya telah mencapai umur baligh, Ibrahim AS. bermimpi mendapat perin­tah untuk menyembelihnya. Ketika itu, anaknya belumlah menjadi seorang nabi. Dalam kitab Tafsir An-Nasafi dan Tafsir Ibnu Katsir mencatat bahwa putranya kala itu sedang berumur 13 tahun.
 Selanjutnya