Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Fun Walk di CFD Jakarta
MAPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Korupsi, Gratifikasi dan Pungli
Minggu, 1 Desember 2024 23:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satgas Saber Pungli Kemenko Polkam dan Masyarakat Anti Pungutan Liar Indonesia (MAPI) bersama Inspektorat Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Fun Walk CFD dengan tema “Hidup Sehat Tanpa Korupsi, Gratifikasi, dan Pungli Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan program-program antikorupsi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberantasan korupsi.
Kegiatan ini berlangsung di area Car Free Day Bundaran HI, Jakarta, pada Minggu (1/12/2024), dihadiri berbagai elemen masyarakat. Mereka sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Ketua Umum MAPI Tan Wijaya, mengatakan kegiatan ini sekaligus untuk mengenalkan aplikasi Saluran Pengaduan Praktik Pungli melalui SIDULI (saberpungli.lapor.go.id) kepada masyarakat luas.
“Melalui aplikasi SIDULI, masyarakat bisa secara langsung melaporkan berbagai kejadian korupsi, termasuk pungli, yang terjadi di sekitar mereka,” kata Tan, di lokasi acara, Jakarta, Minggu (1/12/2024).
Selain itu, kegiatan juga digelar dalam upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi, gratifikasi dan pungli.
Dengan memahami korupsi, gratifikasi, dan pungli, masyarakat dapat mengenali tindakan yang tergolong pelanggaran hukum dan moral.
"Kesadaran ini penting untuk mencegah individu secara tidak sadar terlibat atau mendukung praktik tersebut,” terang Tan Wijaya.
Baca juga : TB Penyakit Menular Paling Mematikan, Pakar Ajak Masyarakat Perkuat Imun Tubuh
Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, lanjut Tan Wijaya, Fun Walk CFD digelar dalam upaya menciptakan lingkungan yang transparan dan berintegritas.
Melalui edukasi, kata dia, akan mendorong individu untuk mengutamakan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan transparansi dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi.
“Hal ini membantu menciptakan budaya antikorupsi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, bisnis, dan komunitas,” ungkapnya.
Selanjutnya, juga untuk melindungi hak dan kepentingan publik. Korupsi, gratifikasi, dan pungli merugikan masyarakat, terutama dalam bentuk penyalahgunaan anggaran publik, layanan yang tidak adil, atau kualitas infrastruktur yang buruk.
“Dengan edukasi, masyarakat bisa lebih berani melaporkan tindakan tersebut dan mendorong pemerintah untuk bertindak tegas,” tegasnya.
Untuk itu, dia berpesan agara masyarakat agar dapat mencegah berbagai tindakan korupsi yang dimulai dari diri sendiri, dan di sekitarnya.
“Korupsi membunuh masa depan, bersama kita lawan. Transparansi adalah kunci, integritas adalah solusi. Laporkan, jangan diam. Tanpa korupsi, masa depan negeri lebih cerah,” pesan Tan Wijaya.
MAPI berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dengan lebih massif, meningkatkan penanganan aduan melalui Aplikasi SIDULI.
Baca juga : Jelang Pilkada: GKR Hemas Ajak Masyarakat Jaga Nilai Pancasila
Mereka juga akan terus meningkatkan kerja sama antar lembaga dan masyarakat untuk pencegahan korupsi, gratifikasi dan pungli.
Adapun kegiatan ini dikemas dalam bentuk senam bersama, fun walk dan ngobrol santai di area CFD Bundaran HI Jakarta.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali.
Marullah mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi sedunia (Hakordia) tahun 2024 yang diperingati pada 9 Desember, dengan tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju”.
“Acara ini merupakan wujud nyata upaya pemberantasan korupsi dengan bergerak bersama melawan korupsi,” ujar Marullah, dalam sambutannya.
Menurut Marullah, banyak kegiatan-kegiatan yang berbau negatif yang akhirnya mengarah ke korupsi.
Sementara tindakan-tindakan pencegahan, tidak sehebat perbuatan korupsi tersebut.
“Oleh karena itu saya ingin mengatakan melawan korupsi mulai dari diri kita sendiri, mulai dari hal-hal yang kecil, dan mulailah dari sekarang,” pesannya.
Baca juga : AUDY Dental Ajak Masyarakat Berani Senyum Tanpa Ragu dan Tampil di Billboard
“Hari antikorupsi sedunia sebagai simbol dari kita. Mudah-mudahan dari diri kita, lingkup kita dan kawasan kita yang terdekat dan yang terjauh. Indonesia akan lebih sejahtera dipastikan bakal terwujud tidak lama lagi,” sambung Marullah.
Sementara itu, Sekretaris Satgas Saber Pungli Republik Indonesia Irjen Andry Wibowo dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan bagian dari sosialisasi membangun peradaban yang bebas dari pungli.
Menurut Andry, salah satu kebijakan Presiden Prabowo adalah melawan korupsi.
“Kita bangun peradaban baru yang memang kita inginkan bersama. Salah satu upayanya adalah membenahi sistem birokrasi kita yang koruptif, mulai dengan mengurangi dan meminimalisir apa yang disebut pungli di segala sektor. Ini komitmen dari satgas anti pungli,” tegas Andry.
Menurut Andry, acara Fun Walk CFD bisa menjadi titik pangkal bebas dari korupsi yang besar. Pelan-pelan membangun peradaban yang baru, peradaban Jakarta, peradaban Indonesia yang diharapkan bersama bebas dari pungli.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, MAPI, atas nama bapak Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Menko Polkam), terus bergerak, terus berjalan, terus berlari membangun Indonesia,” tutup Andry.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya