Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lebaran Sudah Dekat Nih, Kapan iPhone 16 Rilis di Indonesia?
Rabu, 26 Maret 2025 09:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Apple fanboy atau penggemar produk Apple masih setia menantikan kehadiran iPhone 16 di Indonesia, setelah sempat dilarang jualan karena belum memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen yang ditetapkan pemerintah. Banyak yang bertanya-tanya, “Kapan iPhone 16 rilis di Indonesia?” dan berapa harga iPhone 16 di Indonesia nantinya?
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengonfirmasi bahwa seri iPhone 16 telah mengantongi sertifikat postel. Itu artinya, iPhone 16 telah memenuhi standar dan persyaratan teknis yang ditetapkan.
Seperti diketahui, sertifikat postel wajib dimiliki perangkat yang akan dibuat, dirakit, dimasukkan, digunakan, dan diperdagangkan di Indonesia.
"Kalau dari kantor kami, Kantor Kementerian Komdigi, untuk iPhone dengan segala macam varian itu sudah selesai, iPhone 16," kata Meutya dalam acara buka puasa bersama wartawan di Jakarta Pusat, Jumat (21/6).
Baca juga : Komit Kembangkan Kendaraan Listrik, Sokonindo Akan Ekspansi Pasar Indonesia
Berdasarkan siaran di situs web sertifikasi postel, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menerbitkan sertifikat postel untuk lima varian ponsel dalam seri iPhone 16.
Sertifikat postel telah diterbitkan untuk iPhone 16 Pro Max (Nomor 108550/DJID/2025), iPhone 16 Pro (Nomor 108552/DJID/2025), iPhone 16 Plus (Nomor 108553/DJID/2025), iPhone 16 (Nomor 108574/DJID/2025), dan iPhone 16e (Nomor 108575/DJID/2025).
Meutya menyampaikan bahwa setelah perangkat dinyatakan lolos sertifikasi postel, perusahaan masih harus mengurus persyaratan lain untuk memasarkan seri iPhone 16 di Indonesia. Sertifikat postel diperlukan untuk mendapatkan Tanda Pendaftaran Produk (TPP) Impor dari Kementerian Perindustrian, selain itu, perusahaan juga harus mengurus registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) produk mereka.
“Kalau dari kantor kami seluruhnya sudah selesai dan izinnya sudah dikeluarkan. Rasanya berarti sudah bisa beredar dalam waktu amat dekat,” kata Meutya.
Baca juga : Sambut Lebaran, Pertamina NRE Jamin Pasokan Energi Bersih
Upaya Apple untuk memasarkan iPhone 16 di Indonesia sebelumnya terkendala karena belum memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Setelah negosiasi panjang antara Pemerintah Indonesia dan Apple, disepakati bahwa Apple akan memenuhi TKDN di Indonesia melalui investasi yang dilakukan pemasoknya, ICT Luxshare.
Dalam konferensi pers pada 26 Februari, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa ICT Luxshare akan berinvestasi sebesar 150 juta dolar AS untuk membangun pabrik di Batam guna memproduksi aksesori AirTag.
“Dengan selesainya perundingan antara Kemenperin dengan Apple yang sudah dituangkan dalam dokumen MoU, proses penerbitan sertifikat TKDN untuk Apple bisa dimulai,” katanya.
Kapan iPhone 16 Rilis di Indonesia?
Baca juga : Biznet Gio Meluncurkan Layanan GIO Enterprise Cloud di Indonesia
Meskipun telah mendapatkan sertifikat postel, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran iPhone 16 di Indonesia. Distributor resmi seperti iBox juga belum mengumumkan jadwal perilisan seri iPhone 16.
Harga iPhone 16 di Indonesia diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan harga di negara lain. Sebagai gambaran, harga iPhone 16 Pro Max varian 256 GB diestimasi sekitar 1.199 dolar AS atau Rp 19,6 juta
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya