Dark/Light Mode

Mufiana Ari Utami Dorong Standar Etika Industri Estetika

Senin, 20 April 2026 22:06 WIB
Foto: dok. pribadi.
Foto: dok. pribadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah pesatnya pertumbuhan industri kecantikan nasional, isu standardisasi kompetensi dan keamanan konsumen menjadi sorotan.

dr. Mufiana Ari Utami hadir sebagai salah satu figur kunci yang mendorong penataan industri estetika berbasis sains, etika, dan legalitas.

Mufiana yang baru saja dipercaya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kecantikan dan Estetika Indonesia (APKEI) membawa misi besar menjadikan industri estetika sebagai bagian penting dari ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

Lahir di Yogyakarta pada 22 Maret 1980, Mufiana tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi pendidikan.

Ia menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus dengan predikat cumlaude.

Baca juga : Wamen Stella Minta Industri Jaga Produksi dan Tekan Emisi

Ketertarikannya pada pemanfaatan bahan alam dalam dunia medis membawanya melanjutkan studi Magister Herbal Medik di Universitas Indonesia (UI).

Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat dalam perjalanan profesionalnya di bidang estetika.

Bagi Mufiana, industri kecantikan tidak sekadar berorientasi pada aspek visual, tetapi juga harus menjunjung standar keamanan dan kompetensi.

Sebagai asesor kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), ia aktif mendorong peningkatan kualitas pelaku usaha.

Melalui M-Beauty Academy, ia menginisiasi berbagai program pelatihan yang tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap regulasi dan hukum kesehatan.

Baca juga : Perkuat Ekosistem Halal, BPJPH Dorong Sinergi Industri Besar dan UMKM

“Kita ingin pelaku usaha kecantikan Indonesia memiliki daya saing global. Syaratnya adalah kompetensi yang teruji secara negara,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Sebagai pemegang diploma internasional CIDESCO dan CIBTAC, Mufiana juga menekankan pentingnya standar global dalam praktik estetika nasional.

Di bawah kepemimpinannya untuk periode 2024–2029, APKEI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyusun regulasi industri kecantikan yang lebih sehat dan memberikan perlindungan bagi konsumen.

Ia menilai, kolaborasi antara pengusaha, akademisi, dan regulator menjadi kunci kemajuan industri.

Selain aktif di dunia profesional, Mufiana juga terlibat dalam kegiatan sosial. Sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) PEM Akamigas, ia aktif mendampingi sang suami, Dr. Ayende, dalam menggerakkan program pemberdayaan perempuan di lingkungan Kementerian ESDM.

Baca juga : Bertemu WHIM Management, Wapres Gibran Dorong Penguatan Industri Game Nasional

Baginya, keseimbangan antara karier dan pengabdian merupakan bagian dari tanggung jawab seorang tenaga medis kepada masyarakat.

Mufiana Ari Utami menjadi representasi profesional di industri estetika yang mengedepankan integritas.

Dengan visi yang jelas dan landasan ilmiah yang kuat, ia terus mendorong terciptanya layanan kecantikan yang aman, kompeten, dan tersertifikasi di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.