Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hard Lights Gandeng BEAUZ dan Solar State, Luncurkan "Mad World"
Minggu, 21 Juni 2026 21:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Produser musik elektronik asal Malaysia, Hard Lights, merilis single terbaru berjudul 'Mad World', hasil kolaborasi dengan duo bersaudara asal Amerika Serikat, BEAUZ, dan musisi Belanda, Solar State.
Lagu ini mengusung konsep techno crossover yang memadukan unsur melodik, ritme perkusi yang dinamis, bassline khas musik klub, serta melodi utama yang mudah melekat di telinga pendengar.
Perpaduan tersebut menghasilkan karya yang tidak hanya energik untuk lantai dansa, tetapi juga memiliki kedalaman emosional.
Di balik irama yang menghentak, Mad World mengangkat tema kegelisahan, disorientasi, dan refleksi terhadap kondisi dunia yang penuh kontradiksi.
Baca juga : Gandeng Kafe-Kafe Independen, Milklab Luncurkan Cafe Hopping Program
Nuansa tersebut turut diperkuat melalui desain sampul lagu yang menggambarkan sisi dunia yang kacau namun tetap memikat.
“Kolaborasi terjadi secara natural karena saya sudah berteman lama dengan BEAUZ. Percikan kreatif muncul saat vokal dan songwriting awal dari Solar State masuk studio,” kata Hard Lights dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).
Proses produksi Mad World berlangsung selama enam bulan. Hard Lights mengungkapkan tantangan terbesar dalam pengerjaan lagu tersebut adalah menemukan karakter drop yang tepat agar mampu menyatukan seluruh elemen musik yang diinginkan.
Setelah sekitar dua bulan melakukan eksplorasi dan berbagai eksperimen, tim akhirnya menemukan formula suara yang dianggap paling sesuai dengan visi lagu tersebut.
Baca juga : Gandeng Blibli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di PRJ 2026
“Ini bisa jadi relevan terhadap apa yang terjadi di masyarakat sekarang,” ujarnya.
Menurut Hard Lights, Mad World tidak sekadar diciptakan untuk menghidupkan suasana pesta atau festival musik elektronik.
Lagu ini juga dirancang untuk mengajak pendengar merenungkan berbagai realitas sosial yang tengah berkembang.
Karena itu, Mad World dinilai memiliki potensi untuk masuk ke berbagai playlist, mulai dari melodic techno, dance, hingga panggung festival musik elektronik internasional.
Baca juga : Gandeng Seniman Lokal, Scoot Hadirkan "Sambal Si Petulang"
“Lagu ini dibawakan perdana di Asia Tour 2026 saya, mulai dari Taipei, lalu Jakarta, Hong Kong, Bali, dan Kuala Lumpur,” tuturnya.
Musisi yang memiliki nama lengkap Joshua Tan itu mengaku masih menyiapkan sejumlah karya baru, termasuk proyek kolaborasi berskala besar lainnya. Perjalanan kariernya di industri musik elektronik sendiri telah dimulai sejak usia 16 tahun.
“Aku mau bikin track yang energinya tetap bisa dibawa ke dancefloor, tapi di dalamnya ada ruang untuk mikir. Semoga pendengar bisa merasakan dua sisi itu sekaligus,” ucap Joshua.
Single Mad World kini sudah tersedia dan dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming musik digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya