Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Netflix Perkuat Dukungan Untuk Kreator Lokal, Cerita Keluarga Jadi Primadona
Senin, 13 Juli 2026 19:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah banjir tayangan aksi, thriller, hingga reality show, cerita anak dan keluarga justru menunjukkan tren yang terus menguat.
Kesuksesan film animasi lokal Jumbo di Indonesia hingga fenomena global KPop Demon Hunters menjadi bukti bahwa kisah yang hangat dan dekat dengan keluarga masih memiliki tempat istimewa di hati penonton.
Tren itu juga tercermin dari data Netflix. Sepanjang 2025, tayangan anak dan keluarga menyumbang hampir 22 persen dari total waktu menonton secara global.
Bahkan, kategori tersebut konsisten masuk daftar Global Top 10 setiap pekan selama hampir empat tahun berturut-turut.
Melihat perkembangan tersebut, Netflix memperkuat komitmennya terhadap ekosistem cerita anak di Indonesia melalui penyelenggaraan Netflix Family Festival 2026:
Baca juga : INACA Harap Dukungan Kebijakan Untuk Industri Penerbangan
World of Wonder, festival keluarga pertama Netflix di Indonesia sekaligus yang terbesar di Asia Tenggara.
Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari mengatakan, cerita keluarga kini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi orang tua dan anak untuk membangun kedekatan.
"Menonton bersama menjadi salah satu cara keluarga menghabiskan waktu bersama. Melalui festival ini kami ingin menghadirkan pengalaman yang membawa cerita-cerita tersebut ke dunia nyata, sekaligus membantu orang tua mengenal berbagai fitur keamanan dan membangun kebiasaan menonton bersama yang positif," ujar Ruben dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Ruben menambahkan, komitmen Netflix tak berhenti pada penyelenggaraan festival.
Perusahaan juga memperluas investasi pada pengembangan talenta lokal melalui program Cerita Anak Nusantara, bekerja sama dengan Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Badan Perfilman Indonesia (BPI), serta dukungan Netflix Fund for Creative Equity.
Baca juga : PVTPP Perkuat Zona Integritas Jelang Penilaian WBK 2026
Sebanyak 60 kreator Indonesia mengikuti masterclass yang membahas penulisan cerita dan pengembangan visual untuk film maupun serial anak.
Program ini diharapkan melahirkan lebih banyak karya keluarga yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai meningkatnya konsumsi konten digital oleh anak perlu diimbangi dengan hadirnya tayangan berkualitas dan ruang digital yang aman.
"Menghadirkan tayangan ramah keluarga yang berkualitas harus berjalan beriringan dengan upaya menciptakan ruang digital yang aman. Berbagai inisiatif Netflix juga berperan penting dalam mendukung sineas Indonesia menghasilkan konten anak dan keluarga berkelas dunia," kata Nezar Patria.
Pandangan senada disampaikan Ketua Umum APROFI Edwin Nazir. Menurutnya, industri kreatif Indonesia tengah memasuki momentum baru, ditandai dengan semakin banyak kreator muda yang tertarik mengembangkan cerita anak dan keluarga.
Baca juga : Bamsoet Dorong Penguatan Kolaborasi Otomotif dan Ekonomi Kreatif
Sementara itu, penulis sekaligus sutradara Ryan Adriandhy, yang sukses lewat film animasi Jumbo, menilai anak-anak merupakan penonton yang mampu memahami emosi secara mendalam.
"Cerita anak terbaik lahir bukan karena dibuat lebih sederhana, tetapi karena mampu menghadirkan emosi yang jujur. Anak-anak memiliki ketakutan, harapan, dan impian yang sama seperti orang dewasa," ujarnya.
Bagi penulis dan sutradara Gina S. Noer, cerita keluarga juga menjadi medium untuk mewariskan nilai dan budaya.
Hal itu pula yang melatarbelakangi kolaborasi perdananya dengan Netflix melalui film Aku Sebelum Aku yang akan tayang secara global mulai 16 Juli 2026. Melalui festival, pelatihan kreator, hingga produksi karya orisinal, Netflix tampaknya tak sekadar menghadirkan tontonan.
Platform streaming tersebut juga mulai menanam investasi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem cerita anak dan keluarga di Indonesia, seiring meningkatnya minat penonton terhadap kisah-kisah yang hangat, dekat, dan relevan bagi seluruh anggota keluarga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya