Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dinkes DKI Pastikan, Omicron Belum Masuk Jakarta

Rabu, 8 Desember 2021 21:37 WIB
Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti (Foto: Jakarta.go.id)
Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti (Foto: Jakarta.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan bahwa kabar empat warga Jakarta terinfeksi varian baru virus Corona B.1.1.529 atau Omicron, hoaks. Sebab, berdasarkan hasil klarifikasi terakhir ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Rabu (8/12) pukul 14.30, sampai saat ini belum ditemukan varian Omicron di Jakarta.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan, pihaknya secara aktif melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) setiap harinya untuk mendeteksi varian virus Corona. “Setidaknya sudah 2.500 spesimen diperiksa dan 40 persen di antaranya adalah variant of concern dan sejauh ini tidak ditemukan varian Omicron," kata dia, Rabu (8/12).

Berita Terkait : Dubes Tantowi Pamitan Jelang Akhir Masa Jabatan

Widyastuti menerangkan, pemeriksaan WGS dilakukan di Litbangkes Kemenkes dengan beberapa lab WGS jejaring Litbangkes di Jakarta. Dinkes Jakarta mendapatkan hasil pemeriksaan WGS melalui Litbangkes Kemenkes secara periodik.

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ditemukan Omicron. Memang, pada pekan lalu ditemukan klaster kasus positif dari perjalanan luar negeri, yang kemudian sudah dilakukan pemeriksaan WGS dan tes, lacak, dan isolasi. Hasil WGS menunjukkan bahwa klaster itu bukan Omicron.

Berita Terkait : Sentimen Omicron Mereda, Rupiah Dibuka Joss

Dinkes DKI Jakarta juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Pusat untuk melakukan perpanjangan karantina pelaku perjalanan luar negeri selama 10 hari dan 14 hari untuk mencegah penyebaran varian baru Omicron. “Penguatan surveilans WGS dan 3T terus ditingkatkan, selain upaya 6M dan vaksinasi yang optimal,” pungkas Widyastuti. [DRS]