Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pemprov DKI dan Kementan Kolaborasi Jamin Kestabilan Harga Hewan Kurban Dan Pangan Jelang Idul Adha

Selasa, 5 Juli 2022 11:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Kementan RI, Jakarta Selatan, Senin (4/7). (Foto: Istimewa)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Kementan RI, Jakarta Selatan, Senin (4/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pertanian berkolaborasi menjaga ketersediaan hewan ternak kurban dan pangan strategis menjelang Idul Adha 1443 Hijriah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kolaborasi ini diwujudkan dalam Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Kementan RI, Jakarta Selatan, Senin (4/7).

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyiapan dan penyampaian data, pasokan pangan strategis, penyediaan hewan kurban dari provinsi sentra ternak, dan pendampingan teknis kesehatan hewan.

Sekitar 47 ribu ekor hewan diproyeksikan akan disembelih untuk kurban dan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek. Namun yang sudah masuk di Jakarta 42 ribu ekor. Ribuan hewan tersebut sudah menjalani prosedur karantina dan lain-lain.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Hewan Kurban Masih Sehat Dan Layak Dimakan

“Sehingga Insya Allah status di Jakarta tetap hijau dan aman dari PMK. Masih ada lima ribu ekor yang dalam perjalanan diprediksikan akan tuntas sebelum perayaan Idul Adha," kata Anies.

Anies menilai dukungan ini patut diapresiasi mengingat segala kebutuhan pangan di Jakarta sekitar 95 persen dipasok dari luar daerah.

Maka, urusan kepastian pasokan tersebut selalu menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta, sehingga adanya dukungan dari Pemerintahan Pusat selalu memberikan angin segar bagi warga, khususnya di Jakarta.

"Kami bisa lebih tenang, kondisi harga lebih stabil, dan kalau harga stabil maka inflasi terkendali. Bila inflasi di Jakarta terkendali dengan kontribusi Jakarta sekitar 18 persen dari GDP nasional, maka inflasi nasional pun akan ikut terkendali. Kalau inflasi terkendali itu artinya ibu rumah tangga tidak khawatir dengan harga-harga," jelas Anies.

Berita Terkait : Petani Milenial Dukung Kementan Tingkatkan Ketahanan Pangan Pasca Pandemi Covid-19

Anies menyampaikan,  terima kasih kepada Menteri Pertanian dan seluruh jajaran atas dukungan ini.

“Kita berharap bila di Jakarta dapat dukungan, maka di daerah-daerah lain juga dapat dukungan. Insya Allah seluruh Indonesia kondisi inflasinya terkendali," tegasnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, pihaknya sudah selayaknya berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta demi kepentingan kebutuhan pangan masyarakat. Ia berharap kerja sama ini terus diperkuat agar kepastian harga kebutuhan pokok di bidang pangan tetap stabil dan terjangkau masyarakat.

"Kami selalu menjaga pendistribusian bahan pangan agar tidak ada lonjakan harga. Dalam hal ini kami mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta yang responsif untuk berkolaborasi dengan kami. Semoga ke depannya, kerja sama ini semakin solid dan berkelanjutan," kata Yasin Limpo.

Berita Terkait : Perhatikan Ketentuan Barang Bawaan Haji, Jangan Sampai Koper Dibongkar

Perjanjian kerja sama ini dilakukan secara simbolis dengan melepas beberapa truk yang akan mengangkut suplai pangan strategis dan ternak kurban. Truk-truk tersebut akan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek oleh Gubernur Anies dan Mentan Yasin Limpo. ■