Dark/Light Mode

Dukcapil Jakarta Selatan Jemput Bola Layani Administrasi Kependudukan

Jumat, 23 Desember 2022 21:10 WIB
Pelayanan Dukcapil di SMK Wisata Indonesia, Jakarta Selatan (Foto: Dok. Pribadi)
Pelayanan Dukcapil di SMK Wisata Indonesia, Jakarta Selatan (Foto: Dok. Pribadi)

Administrasi publik mempunyai ciri tertentu yang membedakannya dengan administrasi privat, sosial, dan administrasi lainnya. Caiden (1982) menyatakan, ada tujuh hal yang menjadi ciri administrasi publik.

Pertama, kehadiran administrasi publik tidak bisa dihindari. Kedua, administrasi publik mengharapkan kepatuhan. Ketiga, administrasi publik mempunyai prioritas. Keempat, administrasi publik mempunyai kekecualian. Kelima, manajemen puncak administrasi publik adalah politik. Keenam, penampilan administrasi sulit diukur. Ketujuh, lebih banyak harapan yang diletakkan pada administrasi publik

Di sisi lain, Thoha (2008) memberi batasan dengan lima ciri administrasi publik. Pertama, pelayanan yang diberikan bersifat urgent (penting) jika dibandingkan dengan organisasi-organisasi swasta. Kedua, pelayanan yang diberikan pada umumnya bersifat monopoli atau semi monopoli. Ketiga, dengan memberikan pelanyanan kepada masyarakat, berarti mengacu kepada peraturan perundang-udangan. Keempat, pelayanan yang diberikan tidak dikendalikan oleh pasar. Kelima, usaha-usaha yang dilakukan sangat tergantung pada penilaian rakyat.

Baca juga : Pemilu Jakarta Dan Di Papua Rawan Tuh

Dalam rangka meningkatkan pelanyanan, Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Salatan, yang dipimpin Kepala Suku Dinas Dukcapil Muhammad Nurrahman, melakukan lelayanan jemput bola ke setiap sekolah. Dalam kegiatan jemput bola itu, para petugas Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan pelayanan seperti melaku perekam bagi siswa-siswi yang berusia 16 ke atas dan melakukan percetakan KTP bagi siswa yang sudah berusia 17.

Kegaitan jemput bola ini tidak hanya dilaksnakan di sekolah-sekolah, tapi juga ada program Kampung Sadar Adminduk (KAMSA). Perekaman KTP bagi warga disabilitas, sakit, dan kebutuhan khusus dapat dilayanani petugas Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Selatan di rumah

Yang baru-baru ini adalah kegiatan pelayanan di sekolah. Di anatara sekolah-sekolah tersebut ialah SMAN 37, SMK Tunas Pembangunan, SMK Wisata Indonesia, dan SMKN 15.

Baca juga : Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB: Pemainnya Jempolan, Jerman Bakal Menang

Pada Senin, 5 Desember 2022 di SMAN 37, siswa yang melakukan perekaman KTP sebanyak 56 siswa-siswi. Kemudian, pada Selasa, 6 Desember 2022, di SMK Tunas Pembangunan, sebanyak 41 siswa-siswi. Lalu, pada Kamis, 8 Desember 2022, di SMK Wisata Indonesia sebanyak 26 siswa-siswi. Selanjutnya, pada Senin, 12 Desember 2022, di SMKN 15 sebanyak 84 siswa-siswi.

Pada Rabu, 7 Desember 2022, Dukcpil Jakarta Selatan melakukan kegiatan KAMSA yang bertempat di sebuah lapangan futsal di RT 007/RW 003, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa. Dalam kegiatan tersebut, petugas Dukcapil Jakarta Selatan memberikan pelayanan kependudukan berupa Rekam KTP, Kartu Keluarga (KK), Perubahan Biodata di KK dan KTP, Kartu Indentitas Anak (KIA), Pembuatan Akta Lahir. Pada kegiatan tersebut menghasilkan laporan rekam KTP sebanyak 8 orang, percetakan Kartu Keluarga sebanyak 76, Perubahan Data sebanyak 2 orang, Cetak Kartu Indentitas Anak sebanyak 9 orang, dan pembuatan Akta Kelahiran sebanyak 72 orang.

Dukcapil Jakarta Selatan berkotmitmen dalam menjalankan tugasnya yang dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan gratis. Hal ini sebagaimana slogana Dukcapil Jakarta JAWARA (Jagonya Melanyani Warga).

Baca juga : Korea Selatan Vs Uruguay, Song Heung-min Jadi Perhatian


Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.