Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya Kumuh, Kini Layak Huni
Rumah Barokah Palmerah Jadi Contoh Hunian Sehat
Sabtu, 6 Juli 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sembilan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di Rukun Tetangga (RT) 13, Kelurahan Pelmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, merasa senang dan bersyukur karena bisa menempati unit Rumah Barokah Palmerah.
Rumah Barokah Palmerah dibangun di atas lahan 90 meter persegi, serta menjadi model penataan kawasan permukiman yang berlandaskan skema kota berkelanjutan dengan hunian vertikal empat lantai.
Ada sembilan unit hunian dilengkapi sarana dan prasarana pendukung sesuai standar hunian layak. Baik dari segi ketahanan bangunan, sirkulasi udara, pencahayaan, sanitasi, maupun jaminan legalitas kepemilikan tanah yang sah bagi pemilik hunian.
Rumah Barokah Palmerah dibangun berkat sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Yayasan Budha Tzu Chi.
Baca juga : Belanda Vs Turki, The Orange Bertekad Hapus Sejarah Buruk
Murpiah (58), warga RT 13 Palmerah bersyukur setelah puluhan tahun tinggal di rumah tua, saat ini telah direnovasi menjadi Rumah Barokah Palmerah.
“Alhamdulilah, sejak kecil sudah tinggal di rumah dalam gang, tapi sudah berubah menjadi Rumah Barokah. Rumah baru yang saya tempati ini sangat layak dihuni,” tutur Murpiah, Rabu (3/7/2024).
Dia menceritakan kehidupannya sejak kecil hingga puluhan tahun lamanya tinggal di rumah kecil yang tidak memiliki kamar mandi. Tapi, kini berubah menjadi rumah bagus dan memiliki sertipikat tanah.
“Saya tidak bisa berkata-kata. Rumah baru di lantai dua yang saya tempati bersama anak dan suami saat ini bagus dilengkapi fasilitas dapur dengan wastafel dan kamar mandi di dalamnya,” tuturnya.
Baca juga : Tersingkir, Murray Mewek
Murpiah berharap, program pembangunan rumah vertikal yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersinergi dengan stakeholder terkait terus dilanjutkan untuk membantu warga yang tidak mampu merenovasi rumah.
“Rumah Barokah Palmerah mengubah kehidupan sembilan Kepala Keluarga (KK) dari semula tinggal di lingkungan kumuh dan tidak sehat, kini menjadi lebih tertata dan layak huni,” tuturnya.
Kartiyo (58), warga Rumah Barokah Palmerah juga mengaku senang melihat rumah yang telah dihuni sejak kecil kini berubah menjadi Rumah Barokah Palmerah yang kondisinya lebih layak huni.
“Alhamdulilah, kehidupan berubah 180 derajat dari bawah terangkat setelah tinggal di Rumah Barokah Palmerah ini. Saya tidak menyangka rumah kecil yang dahulu dihuni berada di gang sempit setelah direnovasi menjadi rumah megah, bersih dan nyaman,” tuturnya.
Baca juga : Duet Anies-Andika, Puan Bilang Menarik
Dia mengatakan, unit hunian di Rumah Barokah Palmerah juga dilengkapi peralatan rumah tangga, di antaranya tempat tidur, rice cooker, kompor gas dan alat kebersihan.
“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta Pak Heru Budi Hartono yang telah menggagas program Rumah Barokah Palmerah yang sangat bagus. Saya berharap program serupa bisa terus dilanjutkan untuk mengangkat harkat warga Jakarta,” harapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya