Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Santri MAS Persis 69 Jaktim Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik
Minggu, 15 September 2024 17:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 30 santriwan dan santriwati dari MAS Persis 69 Matraman, Jakarta Timur (Jaktim) antusias mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar di aula sekolah, Sabtu (14/9/2024).
Pelatihan ini, hasil kerja sama Direktorat Kurikukum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag), Yayasan Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia (GCKI), dan MAS Persis 69.
"Kami sudah memiliki ekskul jurnalistik yang menangani kegiatan-kegiatan media, termasuk media sosial. Kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat bagi santriwan dan santriwati agar mereka tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga pengetahuan dunia jurnalistik," kata Kepala MAS Persis 69 Matraman, Arfie Novrian.
Arfie mengamini, pihaknya sudah memiliki program ekstrakulikuler jurnalistik. Pelatihan ini sejalan dengan program ekstra di sekolah tersebut.
Baca juga : BPJS Kesehatan Bahas Penguatan Sistem Anti Kecurangan Melalui Pemanfaatan Teknologi
Pun, pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan menulis para siswa. Pasalnya, di dalam dunia yang penuh dengan informasi hoaks, lanjut Arfie, kemampuan untuk memproduksi berita yang akurat dan dapat dipercaya menjadi sangat penting.
"Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal bagi mereka untuk menyampaikan berita yang nyaman dibaca dan bukan berita hoaks," katanya.
Wakil Kepala MAS Persis 69 Matraman Bidang Kesiswaan, Abdul Mutalib turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta pelatihan.
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik para santri. Semoga kegiatan ini bisa berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar di masa mendatang," ucap Abdul Mutalib.
Baca juga : Siang Ini Tiba Di Jakarta, Selamat Datang Paus Fransiskus
Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia (GCKI), Ellys Lestari Pembayun mengatakan, pelatihan jurnalistik ini digelar sebagai bekal para santri di era digital yang sangat kompleks.
"Diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang bukan hanya sebagai user dan konsumen media, tapi pelaku atau aktor media yang kreatif, inovatif, sekaligus religius," katanya.
Salah satu peserta, Haura Khansya Ramadani, santriwati Kelas 11, mengungkapkan rasa senangnya atas pelatihan ini.
"Kami jadi lebih memahami bagaimana membuat berita dan melakukan wawancara. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dan dapat mengundang tokoh-tokoh pers lainnya," ungkap Haura.
Baca juga : OSO Semangati Ratusan Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat
Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari serangkaian kegiatan serupa yang dapat membantu santriwan dan santriwati MAS Persis 69 memahami lebih dalam dunia jurnalistik, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan penting di era digital.
Diketahui, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para santri dengan keterampilan jurnalistik, selain pembelajaran keagamaan yang mereka pelajari sehari-hari. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber yang merupakan jurnalis senior, Nuriwan Trihendrawan dan Wasis Wibowo.
Keduanya memberikan materi mengenai cara menulis berita bagi pemula, bahasa jurnalistik, hingga perkembangan media di era digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya