Dark/Light Mode

Tekan Stunting Di Jakarta

Pemprov Latih Warga Olah Makanan Sehat Terjangkau

Kamis, 3 Oktober 2024 06:50 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Mochamad Mif­tahulloh Tamary. (Foto: Facebook/Dinas PPAPP DKI Jakarta)
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Mochamad Mif­tahulloh Tamary. (Foto: Facebook/Dinas PPAPP DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Program ini juga melibatkan lintas sektor, seperti Karang Ta­runa, Forum Kewaspadaan Dini Masyrakat (FKDM), Bintara Bina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtib­mas) dan pengelola Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

“Tim Pelaksana DASHAT akan memberikan pendampingan dan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa setiap kelu­arga dapat menerapkan penge­tahuan dan keterampilan yang didapatkan selama pelaksanaan program,” tandasnya.

Kelurahan yang menjadi loka­si pilot project meliputi, Kelura­han Galur, Mangga Dua Selatan, Kebon Melati, Semper Barat, Cilincing, Pademangan Barat, Kembangan Utara, Jatipulo, Tanjung Duren Selatan, Menteng Dalam, Lenteng Agung, Cipete Utara, Kramat Jati, Pondok Kopi, Cakung Barat, Pulau Pari, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa.

Baca juga : Debat Cawapres AS Lebih Tenang Dan Adem

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Hilda Kusuma Dewi mendorong Pemprov DKI untuk fokus menekan angka stunting, khususnya di daerah pemilihan (Dapil)-nya di Jakarta Barat.

“Karena di Dapil 9 banyak angka stunting,” ujar Hilda.

Hilda mengaku, sering sosialisasi upaya menekan angka stunting. Yakni dengan mengge­lar pelatihan tata cara membuat masakan bergizi untuk anak di bawah 5 tahun.

Baca juga : Liga Europa: FC Porto Vs M. United, Setan Merah Incar Penglaris

Selain membuat makanan ber­gizi seimbang, lanjut Hilda, sosialisasi tentang kebersihan pengo­lahan makanan juga dibutuhkan.

“Mereka juga harus tahu mengenai tata cara mengelola makanan yang baik, sehat dan bersih,” ujarnya.

Diakui Hilda, penanganan stunting membutuhkan peran semua pihak. Karena itu, dia berpesan kepada kaum ibu agar konsisten memeriksakan anak ke Posyandu terdekat. Tujuan­nya untuk memantau tumbuh kembang anak.

Baca juga : Sabalenka Pulangkan Keys

Dia menegaskan siap mem­perjuangkan aspirasi, kebutuhan dan perlindungan terhadap kaum perempuan di Jakarta.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul Tekan Stunting Di Jakarta, Pemprov Latih Warga Olah Makanan Sehat Terjangkau

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.