Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dibedah Tahun Depan
Pemukiman Tanah Tinggi Akan Dibikin Lebih Keren
Kamis, 14 November 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan bedah kawasan permukiman padat di Rukun Warga (RW) 12 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus), tahun depan. Hunian baru warga nanti sudah bisa dipastikan layak huni dan lebih sehat.
Wakil Wali Kota Jakpus, Chaidir mengungkapkan, konsep hunian yang akan dibangun di wilayah tersebut dalam bentuk vertikal, memiliki fasilitas ruang terbuka dan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK). Untuk diketahui, pemukiman di wilayah itu saat ini padat penduduk dan banyak rumah tidak memiliki MCK.
“Hunian (baru) warga di sana nanti akan mendapat cukup sinar matahari dan memiliki MCK. Ini untuk meningkatkan kualitas hunian warga agar lebih sehat,” kata Khaidir dalam keterangannya, Rabu (13/11/2024).
Baca juga : Mahalini, Dianggap Nikah Siri
Chaidir mengungkapkan, kegiatan bedah kampung ini berkolaborasi dengan Baznas Bazis Jakpus. Dia mempersilakan warga melapor ke RW setempat jika ingin mengikuti program bedah kampung ini.
“Seluruhnya akan jadi kampung vertikal. Tapi untuk merealisasikannya butuh kesadaran dan kesediaan masyarakat,” tegasnya.
Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakpus, Zulkifli Arbi mengungkapkan, rencana bedah kawasan di Tanah Tinggi sudah muncul sejak 2012. Bahkan, sudah dilakukan studi perencanaan penataan kawasan pemukiman.
Baca juga : Promo Program Penghijauan di COP 29, Hashim Sukses Gaet Bos Amazon
Namun, lanjut Zulkifli, untuk melakukan penataan membutuhkan kesadaran dan kesepakatan semua warga lantaran dibutuhkan konsolidasi lahan.
“Banyak yang belum memhami konsolidasi lahan itu untuk kepentingan warga juga,” terangnya.
Rencana bedah kawasan ini mendapat dukungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Baca juga : Gawat, 80 Ribu Anak Terpapar Judol
“Saya akan membantu membangun tiga hunian vertikal. Nanti akan dibantu Bu Camat untuk mendata warga yang mana yang harus diprioritaskan,” kata Maruarar saat berkunjungan ke lokasi pada Senin (11/11/2024).
Maruarar menjelaskan, kategori prioritas untuk penghuni hunian, yakni warga yang tidak mampu secara ekonomi, berusia lanjut dan sangat membutuhkan tempat tinggal layak.
Menurutnya, pembangunan hunian vertikal ini wujud nyata dari gerakan gotong royong dengan melibatkan semua pihak tanpa menggunakan anggaran negara. Nantinya, hunian ini dibangun di lahan milik warga yang sepakat untuk dikonsolidasikan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya