Dark/Light Mode

Rayakan Hari Jadi Ke-66, Rektor Unisba Selesaikan Masa Tugasnya

Jumat, 15 November 2024 16:07 WIB
Foto: Unisba.
Foto: Unisba.

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan prosesi milad yang ke-66 di Aula Utama Unisba, Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/11/2024).

Prosesi milad kali ini menjadi momen istimewa bagi Rektor Unisba, Prof. Edi Setiadi yang akan menyelesaikan masa jabatannya di tahun 2025 setelah dua periode kepemimpinannya.

"Tentang siapa yang akan menjadi rektor setelah saya, kita serahkan saja kepada Allah karena sesungguhnya kita hanya mampu berusaha tetapi takdir berada mutlak di tangan Allah," kata Prof. Edi dalam keterangan resminya, Jumat (15/11/2024).

Dia mengatakan, sejak didirikan hingga saat ini, cita-cita para pendiri tetap sejalan dengan kondisi sekarang.

Menurutnya, cita-cita tersebut adalah mendirikan Perguruan Islam Tinggi sebagai wadah kaderisasi dan penciptaan pemimpin umat masa depan yang memiliki dasar aqidah yang kuat dan benar.

"Ribuan alumni Unisba telah tersebar di masyarakat untuk mengamalkan ilmunya, demi memenuhi cita-cita luhur ini. Alumni kita menjadi penggerak dalam masyarakat dan umat," ujarnya.

Baca juga : Berbagi Makanan dan Edukasi Keuangan, Hana Bank Sasar Lima Lokasi

Rektor menuturkan, berbagai pekerjaan pada periode pertama sampai sekarang ini.

Ketika pertama dilantik sebagai Rektor pada Juli 2017, langkah pertama yang diambilnya adalah mengkonsolidasikan organisasi Unisba dengan mengangkat para Wakil Rektor yang bersama-sama mengorkestrasi Unisba.

Konsolidasi berikutnya dilakukan di tingkat fakultas, dan hasilnya sangat menggembirakan, baik dalam empat bidang yaitu pengembangan program studi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan minat, bakat, serta daya nalar mahasiswa.

Hasil dari upaya ini sudah terlihat, seperti peningkatan akreditasi program studi, mahasiswa yang berprestasi, dan puluhan dosen yang mendapatkan kenaikan jabatan fungsional.

“Bahkan, jumlah guru besar meningkat secara signifikan, dari hanya beberapa orang sebelumnya menjadi puluhan," ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil dari kerja keras dosen yang sadar akan pentingnya kualifikasi tinggi, didorong oleh para kaprodi dan dekan yang terus memotivasi dosen-dosennya untuk naik jafung.

Baca juga : Cuaca Bogor Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Sore Man Malam Hujan Ringan

Selain itu, kata Prof. Edi, perbaikan tata kelola terus dilakukan seiring perubahan regulasi yang mengatur perguruan tinggi.

Salah satu yang terbaru adalah terbitnya Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024, yang akan mengubah lanskap pendidikan tinggi dalam banyak aspek.

Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan, bahwa tingkat kesejahteraan dosen dan tenaga pendidikan menjadi perhatian dengan secara berkala menaikkan gaji pokok, meskipun mungkin belum sepenuhnya memenuhi harapan.

Dalam laporannya, Ketua Milad Ke-66, sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisba Prof. Nunung Nurhayati mengatakan, bahwa pada milad tahun ini, Unisba mengusung tema bertajuk 'Mewujudkan SDGs Melalui Kewirausahaan dan Perubahan' sebagai bentuk kontribusi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai kegiatan diselenggarakan seperti seminar internasional, kegiatan pengabdian masyarakat, acara olahraga, festival bazar makanan, orasi ilmiah, dan pemberian penghargaan.

"Rangkaian acara ini berlangsung mulai Agustus hingga November 2024, melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional, universitas dalam dan luar negeri, serta partisipasi aktif dari mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga : Senayan Siap Revisi UU Haji

Sementara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten H. M. Samsuri mengatakan, peringatan milad ke-66 ini memiliki sejarah panjang.

Namun, kampus ini harus tegak lurus untuk membangun peradaban bukan hanya substansi kompetensi yang dikembangkan tetapi nilai-nilai akhlak, dan karakter harus tumbuh kembang di kampus Unisba.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi, Unisba memiliki tugas yang tidak hanya terbatas pada Tri Dharma Perguruan Tinggi tapi juga mencakup misi yang lebih besar, yaitu membangun peradaban bangsa dan umat manusia.

"Saya ingin terus bersama Unisba sebagai bagian dari upaya membangun peradaban, menjadi bagian dari perguruan tinggi yang memiliki sejarah panjang dan reputasi sebagai Kampus Biru serta Kampus Perjuangan," ucapnya.

Pada acara ini pula Unisba memberikan penganugerahan tanda penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang mengabdi (40 tahun, 35 tahun, 30 tahun dan 20 tahun), penghargaan pensiunan, penghargaan kepada Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu di Lingkungan Unisba Tahun 2024, Penghargaan kepada Dosen dan Alumni Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan masih banyak penghargaan lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.