Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kinerja Masih Di Bawah Ekspektasi
Jaktour Didorong Sulap Aset Buat Kerek Untung
Selasa, 26 November 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kinerja PT Jakarta Tourisindo (Perseroda) masih di bawah ekspektasi. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dalam bidang Jasa Perhotelan, Usaha Pondok Wisata dan Biro Wisata ini diharapkan lebih lebih optimal melakukan peremajaan aset. Apalagi, modalnya sudah tersedia.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mematok Jakarta Tourisindo (Jaktour) bisa mencapai visinya, yakni menjadi perusahaan berkelas dunia yang inovatif dan berkelanjutan dalam memberikan pengalaman pariwisata dan mengembangkan ekonomi kreatif di Jakarta.
Ketua Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta Dimaz Raditya meminta, Jaktour menggunakan Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang diberikan Pemprov untuk perbaikan dan pembaharuan aset. Sebab, penyerapan PMD masih belum optimal.
“Gunakan dana PMD yang sudah diberikan oleh Pemerintah untuk menggenjot alat-alat produksi sehingga bisa menghasilkan kinerja konkret,” ujar Dimaz di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Dimaz menyebut, anggaran PMD senilai Rp 251,5 miliar baru terserap sebesar Rp 142 miliar atau 56 persen. Sehingga anggaran masih tersisa Rp 109 miliar. Menurutnya, kinerja Jaktour masih jauh dari target.
Baca juga : Duel Perbaiki Peringkat
Oleh karena itu, ia mendorong Jaktour lebih optimal menggunakan PMD. Jaktour melakukan pembaharuan aset seperti hotel dan rekreasi wisata agar memiliki nilai jual tinggi. Sehingga aset itu memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal maupun asing.
“Harapannya dengan Dirut (Direktur Utama) yang baru, kinerja Jaktour membaik. Minimal laporan kerja jangan merah, kuning deh, baru kemudian ke hijau,” harap Dimaz.
Namun, Dimaz mengapresiasi kinerja Jaktour yang telah merenovasi Grand Cempaka Resort and Convention yang berlokasi di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Wajah baru resort itu kini sudah lebih menarik.
“Mudah-mudahan renovasi itu bisa menghasilkan sumber-sumber pendapatan yang baru,” ucap Dimaz.
Setelah renovasi selesai, imbau dia, Jaktour lebih gencar melakukan promosi dan berkolaborasi dengan pelaku usaha kreatif kerap menyelenggarakan event di Puncak.
Baca juga : Italia Hancurkan The Oranje
“Sebenarnya ini potensi yang sangat bagus, tetapi belum di-monetize secara baik. Kalau kita lihat event di Puncak setiap tahun itu banyak, potensi ini harus digarap oleh pihak Jaktour di Grand Cempaka,” tutur dia.
Direktur PT Jakarta Tourisindo Yunn Bali Mohammad Yusuf mengapresiasi pengawasan legislatif.
“Kami menjalankan program-program diawasi dewan. Untuk target kami akan penuhi sesuai arahan dan permintaan teman-teman dewan,” ujar Yunn.
Yunn optimistis, program-program prioritas 2025 dapat tercapai secara optimal. Sehingga hal itu dapat menekan kerugian yang dialami pada 2024. “Program-program itu tumbuh berdasarkan pada perbaikan alat produksi di hotel maupun program program pariwisata. Insya Allah bisa tercapai,” jelas Yunn.
Pada 2024, Jaktour mengalami kerugian mencapai Rp 105 miliar. Namun, pada Triwulan III-2024 perusahaan dapat menekan rugi bersih negatif sebesar Rp 35 miliar dengan rasio Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) atau pendapatan sebelum bunga, pajak depresiasi dan amortisasi, yang minus 23,5 persen.
Baca juga : Dakwaan Jaksa Rp 1,1 Triliun, Vonis Hakim Hanya Rp 30,8 M
“Artinya kerugian kumulatifnya bisa kami tekan. Nah, paralel kami perbaikan alat produksi dan akan ada beberapa program perbaikan report kita dan kita akan ada reevaluasi terhadap aset-aset investasi,” jelas Yunn.
Yunn berharap, pada 2025 dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bertumpu pada pajak bangunan. “Mungkin kuartal satu atau tahun 2025 sudah mendatangkan hasil,” pungkasnya. [DRS/Fauziah]
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 26 November 2024 dengan judul Kinerja Masih Di Bawah Ekspektasi, Jaktour Didorong Sulap Aset Buat Kerek Untung
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya