Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Banyak Pemukiman Rentan Kebakaran
Jakarta Darurat Pos Dan Petugas Damkar
Sabtu, 25 Januari 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan dan kapasitas dalam menghadapi risiko kebakaran. Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkannya, risiko kebakaran dapat diminimalkan secara signifikan. Bagi para pengelola gedung diimbau untuk memastikan prasarana dan sarana mitigasi kebakarannya dalam keadaan optimal.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, William Aditya Sarana mengaku prihatin kebakaran terjadi di beberapa tempat di Jakarta belakangan ini.
William menyoroti dugaan kelalaian manusia yang mengakibatkan kebakaran sehingga mengakibatkan banyak kerugian dan korban nyawa.
Baca juga : The Citizens Siap Lumat Pasukan Biru
“Gelombang kebakaran ini terjadi di tengah musim hujan. Ini merupakan sebuah ironi yang membuat kita bertanya-tanya. Tidak menutup kemungkinan ada faktor non-alami yang mengakibatkan kebakaran itu,” ujarnya.
Penyebab kebakaran Plaza Glodok masih diselidiki hingga saat ini. Untuk kebakaran di Kemayoran Gempol diduga diakibatkan korsleting listrik.
“Sepanjang tahun 2024, ada 540 kasus kebakaran yang terjadi karena korsleting. Harusnya Pemprov bisa belajar dari kejadian-kejadian itu dan menyiapkan langkah pencegahan,” ucapnya.
Baca juga : Raline Shah, Masih Jadi Calon Mantu Djan Faridz?
William mendesak Pemprov memastikan gardu listrik tidak overload, sehingga menyebabkan kebakaran. Kabelnya perlu disusun ulang untuk mencegah korsleting.
“Kemudian, pompa air perlu diperbanyak untuk memudahkan pemadaman api,” pintanya.
Menurut William, kebakaran yang terjadi akhir-akhir ini juga memberikan kesempatan bagi Pemerintah untuk melakukan pembenahan massif. Yakni, dengan merenovasi dan membangun ulang bangunan-bangunan yang terbakar. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya