Dark/Light Mode

Cegah Banjir Di Jakarta

TNI, BNPB Dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 2 Februari 2025 06:50 WIB
Pesawat Britten Norman BN2T PK-WMN bersiap lepas landas untuk operasi modifikasi cuaca. (Foto: Antara)
Pesawat Britten Norman BN2T PK-WMN bersiap lepas landas untuk operasi modifikasi cuaca. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Rugi Puluhan Miliar

Kerugian ekonomi akibat banjir di Jakarta dalam beberapa terakhir mencapai puluhan miliar rupiah. Apalagi bencana klasik tersebut datang bertepatan dengan libur panjang, termasuk perayaan tahun baru Imlek. Upaya mitigasi banjir di Jakarta dan sekitarnya perlu terus diper­kuat untuk menekan kerugian tersebut.

“Kalau masalah jumlah keru­gian ya kami saat ini masih belum bisa memprediksi. Tapi, angka kerugian pasti miliaran,” ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang saat dihubungi, Sabtu (1/2/2025).

Baca juga : Arsenal Vs Manchester City, Usung Misi Kemenangan

Menurut Sarman, bencana banjir di Jakarta sangat meng­ganggu aktivitas dan kelancaran perekonomian. Mulai dari perda­gangan, mobilisasi masyarakat, dan transportasi atau logistik.

Sehingga hal itu akan mem­pengaruhi produktivitas per­ekonomian di Jakarta dan seki­tarnya. Apalagi kawasan yang tergenang adalah jalan-jalan yang menuju ke pusat-pusat perdagangan atau pasar-pasar tradisional misalnya.

“Tentu itu akan mempen­garuhi perekonomian. Karena masyarakat kita tidak leluasa bergerak menuju titik-titik apak­ah itu pekerjaan, apakah itu mau belanja, apakah itu mau ke pabrik, apakah itu mau ke mall, ke restoran, ke mana-mana itu akan terhambat,” ucapnya.

Baca juga : Komang Hajar Gajah Perang

Pengusaha pasti alami keru­gian. Karena modal utama Ja­karta sebagai kota jasa adalah pergerakan manusia.

Semakin banyak orang bergerak maka terjadi peluang terjadi transaksi ekonomi. Jika kegiatan manusia terhambat aki­bat banjir, tentu transaksi tidak terjadi dalam hal ini.

“Mungkin restoran, cafe, ho­tel yang sudah mempersiapkan paket-paket Imlek dan ternyata pengunjung berkurang. Itu sangat merugikan dan mengurangi produktivitas,” ucap Sarman.

Baca juga : Anggaran Dipotong Dari 110 T Jadi 26 T, Menteri PU Terima Dengan Lapang

Sarman berharap, kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno supaya melakukan upaya mitigasi agar tidak terjadi lagi kerugian akibat banjir di kemu­dian hari.

Termasuk langkah-langkah konkrit untuk hadapi bencana banjir yang kerap menyapa Jakarta setiap tahun. Kalau pun belum bisa atasi banjir, setidaknya jangan sampai mene­kan produktivitas perekonomian di Jakarta. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.