Dark/Light Mode

Semifinal Badminton Thailand Masters 2025

Komang Hajar Gajah Perang

Minggu, 2 Februari 2025 06:30 WIB
Komang Ayu Cahya Dewi. (Foto: Dok. PBSI)
Komang Ayu Cahya Dewi. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komang Ayu Cahya Dewi membuka peluang Indonesia meraih gelar di nomor tunggal putri ajang bulu tangkis Thailand Masters 2025. Komang sukses menghajar wakil Gajah Perang atau Thailand, Thamonwan Nitthitikrai. Komang lolos ke final dan akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Pornpawee Chochuwong.

Di babak semifinal yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, kemarin siang, Komang menghadapi wakil tuan rumah, Thamonwan Nitthitikrai. Komang menang dalam laga tiga gim, 21-17, 7-21, 21-9.

Di laga ini, Nithiittikrai tampil mendominasi di awal gim per­tama, hingga Komang tertinggal 1-8. Namun, Komang berhasil mengejar. Bahkan, dia berhasil unggul 11-10 saat interval.

Usai rehat, Komang melanjut­kan permainan impresifnya, dan unggul 16-13. Nithiittikrai tak dibiarkan mengejar ketertinggalan ketertinggalan. Hingga Komang mengunci gim ini.

Di gim kedua, penampilan Komang berbalik. Bahkan, dia hanya berhasil mencetak satu dijit poin di gim ini. Hingga memaksa gim ketiga digelar.

Baca juga : Anggaran Dipotong Dari 110 T Jadi 26 T, Menteri PU Terima Dengan Lapang

Di gim pententuan, Komang melesat unggul, 5-1 setelah mencetak lima poin beruntun. Komang menutup interval dengan unggul 11-7. Setelahnya, Komang hanya “memberi” Nithiittikrai dua poin tambahan sebelum memastikan kemenangan.

Usai bertanding, Komang mengaku senang. “Setelah seki­an lama akhirnya saya kembali ke final,” katanya.

Tapi, lanjutnya, tugas belum selesai. Di laga final, dia berharap bisa tampil lepas dan habis-habisan. Meski diaz tahu hal itu tidak mudah, namun, dia ingin mengerahkan semua kemampuannya.

“Dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya, saya mengakui di sini saya sudah bisa menghilangkan rasa takut,” ujarnya.

Sayangnya, All Indonesian Final gagal tercipta di tunggal putri. Setelah andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kalah dari Chochuwong. Pemain yang akrab disapa Putri KW itu kalah dua gim langsung 14-21, 15-21.

Baca juga : Kejagung, KPK Dan Polri Kompak Usut Pagar Laut

“Setelah ini saya akan lang­sung bersiap ke Badminton Asia Mixed Team Championships,” kata Putri, setelah bertanding.

Dia mengaku ingin menenangkan mental pikiran dulu, lalu kembali berlatih. Pasalnya, kata dia, pertandingan beregu pasti berbeda atmosfernya. Meskipun calon lawan-lawannya hampir sama.skm

“Semoga saya bisa selalu menampilkan yang terbaik dan menyumbang poin untuk Indonesia,” ujarnya.

Dari sektor ganda campuran, pasangan Dejan Ferdinansyah/ Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil memenangkan “perang saudara” melawan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di babak semifinal. Dejan/Fadia yang lebih senior, menang dengan rubber game dengan skor 13-21, 21-10, 21-15.

Di final, Dejan/Fadia akan mel­awan Dechapol Puavaranukroh/ Supissara Paewsampran. Pasangan Thailand ini mengalah­kan Jia Xuan Gao/Meng Ying Wu dari China dengan 21-18 dan 21-16.

Baca juga : Kabinet Prabowo Banyak Triliuner

Fadia mengatakan, di final mereka akan menghadapi lawan yang tidak mudah. Pasangan tersebut sedang naik daun. “Kami harus tampil mati-matian dan tampil tanpa beban,” ucap Fadia.

Sementara Jafar berharap bisa menjaga performa mereka setelah turnamen ini. Mereka juga memasang target menjadi juara setidaknya satu turna­men π˜‰π˜žπ˜ 𝘚𝘢𝘱𝘦𝘳 300 tahun ini. Menurutnya, melihat dua turnamen di awal tahun 2025, mereka yakin kami bisa bersaing di ganda campuran.

“Tapi memang harus lebih kerja keras lagi di latihannya,” tukas Jafar. [PYB]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.