Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jelang Ramadan, Harga Beras Dan Daging Sapi Di Jakarta Naik
Selasa, 18 Februari 2025 10:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan ketersediaan pangan di ibu kota dalam kondisi aman menjelang Ramadan 2025.
"Secara keseluruhan yang disampaikan oleh Pak Gubernur, stok beras Bulog dan Food Station aman hingga enam bulan ke depan," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Suharini Eliawati di Balai Kota Jakarta, Senin (17/2/2025).
Pemprov Jakarta juga telah menjalin kerja sama dengan 39 kabupaten/kota di sekitar Jakarta untuk memastikan pasokan hortikultura, seperti cabe dan sayuran lainnya, tetap lancar. Mengingat 98 persen pasokan pangan Jakarta berasal dari luar wilayah, Pemprov terus berupaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di Jakarta, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran.
Baca juga : Kurangi Rapat Dan Perjalanan Dinas, Pemprov Jakarta Bisa Ngirit Rp 1,5 Triliun
Ia menjelaskan bahwa Pemprov Jakarta telah memantau potensi kenaikan harga beberapa komoditas pangan. Daging sapi, misalnya, tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 0,15 persen pada akhir Januari hingga awal Maret.
Sementara itu, harga beras medium juga naik sebesar 0,90 persen. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah kenaikan harga beras yang kini naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram.
"Walaupun ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, kami tetap optimis bahwa langkah-langkah yang sudah diambil akan dapat menjaga inflasi di Jakarta tetap terkendali," ujar Eli.
Baca juga : Zulhas Minta Serapan Beras Petani Digenjot
Meskipun ada kenaikan harga pada beberapa barang, Eli optimistis bahwa dengan upaya yang telah dilakukan, kebutuhan pangan Jakarta dapat tercukupi dan harga-harga yang naik masih dalam batas wajar untuk menghadapi Ramadan dan Lebaran.
Untuk menjaga ketersediaan pangan yang stabil, Pemprov Jakarta tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah. Jakarta telah mengembangkan beberapa bentuk kerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti kontrak farming, trading, dan on-farming, guna memastikan pasokan hortikultura yang stabil.
"Kami terus bekerja sama dengan 39 kabupaten/kota untuk memastikan pasokan cabai dan sayuran lainnya tetap terjaga," jelas Eli.
Baca juga : Waspada, Kasus DBD Meningkat Di Jakarta
Eli juga menekankan bahwa Pemprov Jakarta berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dan memastikan kebutuhan pangan warga Jakarta tetap terjamin.
"Mudah-mudahan upaya-upaya ini dapat menjaga inflasi Jakarta terkendali, dan meskipun ada kenaikan harga pangan, semuanya masih berada dalam tingkat yang wajar menjelang Ramadhan dan Lebaran," pungkasnya.
Dengan langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan, Pemprov Jakarta berharap dapat menciptakan kestabilan pasokan pangan yang cukup bagi warga, sekaligus mengurangi dampak negatif dari potensi lonjakan harga selama periode Ramadhan dan Lebaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya