Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pramono Kendorin Syarat Rekrutmen PPSU, Lulusan SD Bisa Mendaftar
Selasa, 25 Februari 2025 12:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru-baru ini mengumumkan perubahan signifikan dalam persyaratan rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Dalam sebuah apel kesiapsiagaan yang berlangsung Kamis, (20/2/2025) di Plaza Selatan Monas, Jakarta. Yang dihadiri oleh sekitar 2.800 petugas dan 267 lurah se-Jakarta.
Pramono mengungkapkan bahwa syarat pendidikan untuk menjadi petugas PPSU kini lebih ringan. Sebelumnya, calon petugas PPSU diwajibkan memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA), namun kini cukup dengan lulusan Sekolah Dasar (SD) yang bisa membaca dan menulis.
Keputusan ini diambil dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petugas yang dikenal dengan sebutan 'Pasukan Oranye'. Gubernur Pramono menyatakan bahwa kebijakan ini akan membuka peluang bagi lebih banyak warga Jakarta untuk bekerja sebagai PPSU, yang selama ini memiliki peran vital dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di ibu kota.
"Tujuan kami adalah memastikan mereka bisa bekerja dengan nyaman, merasa dihargai, dan memiliki rasa aman dalam bekerja. Kami ingin memastikan mereka merasa dihargai dan mendapatkan kesejahteraan yang layak," kata Pramono dalam sambutannya di Plaza Selatan Monas, Jakarta, Kamis, (20/2/2025).
Baca juga : Mega Larang Kepala Daerah Ikut Retreat, Dasco: Itu Urusan Mendagri
Selain merubah syarat pendidikan, Gubernur Pramono juga mengumumkan kebijakan baru yang menghapus evaluasi tahunan bagi petugas PPSU, selama mereka bekerja sesuai dengan kontrak yang ditetapkan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kenyamanan petugas dalam menjalankan tugas mereka.
"Saya ingin mereka merasa nyaman bekerja tanpa rasa tertekan. Namun, jika mereka tidak disiplin atau tidak menjalankan tugas sesuai kontrak, ada konsekuensi yang harus mereka hadapi," tegasnya.
Saat ini, setiap kelurahan di Jakarta memiliki antara 40 hingga 70 petugas PPSU, dengan jumlah keseluruhan petugas di seluruh Jakarta mencapai sekitar 10.687 hingga 18.960 orang. Perubahan ini dilakukan untuk mengatasi kebutuhan Jakarta akan lebih banyak tenaga kerja di sektor kebersihan dan perbaikan infrastruktur publik. Dengan lebih banyak petugas, diharapkan perbaikan prasarana dan sarana yang rusak, kotor, atau mengganggu kenyamanan masyarakat bisa lebih cepat ditangani.
Untuk mendukung kebijakan ini, Pramono mengungkapkan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) akan segera direvisi agar aturan baru bisa diterapkan secara resmi.
Baca juga : Pertamina Resmi Luncurkan Diesel X, BBM Bersulfur Rendah
Pramono menambahkan bahwa kebijakan ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah DKI Jakarta untuk memperhatikan kesejahteraan para petugas, yang telah menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kota.
Ia berjanji akan turun langsung ke lapangan bersama Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, untuk memastikan bahwa perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik berjalan dengan baik dan kolaboratif.
"Kerja sama antara pemerintah dan petugas lapangan sangat penting. Kita harus bersama-sama memperbaiki Jakarta, dan saya berjanji untuk memastikan setiap petugas mendapatkan kesejahteraan yang layak," tambahnya.
Dengan kebijakan baru yang lebih memperhatikan kesejahteraan mereka, Pramono berharap para petugas dapat terus bekerja dengan semangat untuk membuat Jakarta menjadi lebih aman, nyaman, bersih, dan rapi.
Baca juga : Pemprov Kaltim Gelar Maratua Run Februari 2025, Runner Internasional Siap Merapat
"Kami ingin Jakarta menjadi kota global yang terawat dan bersih, dan ini tidak bisa tercapai tanpa adanya kontribusi besar dari petugas PPSU dan seluruh pasukan teknis lainnya," ujarnya.
Program ini bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan petugas, tetapi juga untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih tertata dan lebih baik untuk ditinggali. Pramono menegaskan bahwa kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Jakarta yang lebih baik di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya