Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Ketertiban Umum
Yuk, Stop Ngasih Duit Ke Gepeng Di Jalanan
Jumat, 7 Maret 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Suprapto mengungkapkan, pada Januari-Februari 2025, pihaknya menjangkau sebanyak 228 PPKS.
“Pada Januari berhasil dijangkau 107 PPKS dan pada Februari atau menjelang Ramadan meningkat menjadi 121 orang,” ujarnya.
PPKS tersebut kemudian dibawa ke panti sosial untuk didata, dibina atau diberikan keterampilan, serta mendapatkan layanan kesehatan bagi pemerlu.
Baca juga : Dinar Candy, Jomblo Akibat Kena Mental
“Kami menginginkan, melalui pemberian pembinaan dan bekal keterampilan mereka dapat hidup lebih baik dan tidak kembali ke jalan,” ucapnya.
Dia menyebutkan, PPKS yang dijangkau mayoritas atau 60 persen berasal dari luar Jakarta. Seperti, dari Jawa Tengah, Sumatera, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Aceh, Jambi, Riau, Kalimantan hingga Lampung.
“Penjangkauan PPKS ini akan terus dilakukan untuk menegakkan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum,” tandasnya.
Baca juga : Menko Zulhas Kaget Harga-harga Naik
Untuk menekan jumlah PPKS, butuh peran masyarakat. Masyarakat jangan memberi sedekah sembarangan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sedekah secara langsung kepada PPKS di jalanan selama Ramadan.
“Biasanya, sebagian orang memanfaatkan bulan sedekah dengan mudah memberikan donasinya kepada masyarakat. Akibatnya, semakin tumbuh PPKS yang mencari belas kasihan dari para pengguna jalan,” kata Khoirudin.
Khoirudin menyarankan, masyarakat menyalurkan sedekah melalui lembaga resmi seperti Baznas Bazis DKI Jakarta. Dengan demikian, bantuan dapat disalurkan lebih terarah dan efektif.
Baca juga : Kejagung: Kualitas BBM Pertamina Sesuai Standar
Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta ini menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah PPKS. Dia berharap, dengan solusi yang tepat, jumlah PPKS dapat diminimalisir dan dapat diberdayakan hidup lebih baik.
“Dinas Sosial (Dinsos) sudah melakukan pemberdayaan, tapi banyak orang baru yang terus berdatangan pada saat Ramadan atau menjelang Idul Fitri,” tandasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya