Dark/Light Mode

DKI Pulihkan Jumlah Penerima KJP Jadi 705.000 Siswa, Cair Sebelum Lebaran 

Rabu, 12 Maret 2025 22:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan jumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) kembali ke angka semula, yaitu sekitar 705.000 siswa, setelah sempat turun menjadi 525.000 penerima. 

Menurut Pramono, pembaruan data akan dilakukan untuk mengembalikan angka penerima KJP yang sempat mengalami penurunan signifikan. 

"Jadi pada prinsipnya akan dilakukan pembaruan data, memang ada penurunan yang luar biasa dari sebelumnya, kemudian kita akan kembalikan ke angka kurang lebih 705.000 orang yang akan menerima," ujar Pramono Anung di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025). 

Baca juga : BNPB: Pemulihan Akses Jalan Akibat Banjir Bogor Kelar Sebelum Lebaran

Pramono memastikan, jumlah penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap stabil di angka sekitar 15.000 mahasiswa. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pencairan dana KJP dan KJMU dilakukan sebelum Lebaran, yakni pada akhir Maret 2025. 

"KJMU kurang lebih 15.000 berapa gitu. Sehingga sudah diputuskan mudah-mudahan pada akhir Maret ini sebelum Lebaran sudah bisa kita bagikan," tambahnya. 

Selain itu, Pemprov juga berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ijazah siswa yang tertahan di sekolah akibat tunggakan biaya. 

Baca juga : Ajukan Praperadilan Lagi, Hasto Belum Nyerah

"Ijazahnya seperti yang pernah disampaikan Bu Ima akan dilakukan oleh Baznas atau Bazis," jelasnya. 

Dalam upaya memperbaiki pelayanan dan mempermudah akses bagi masyarakat, Pemprov DKI Jakarta juga akan membuka posko pengaduan KJP di seluruh kantor kecamatan.

Hal ini bertujuan agar warga tidak perlu lagi datang ke Sistem Administrasi KJP di Rawa Bunga untuk mengajukan aduan. 

Baca juga : DPR Desak Pengumuman Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Ramadan

"Sudah diputuskan, semuanya 44 kecamatan akan mempunyai tempat aduan. Jadi efektif ini nanti Maret, sekarang datanya sudah dimiliki, tadi sudah dirapatkan dan saya sudah putuskan 705.000 yang akan menerima," jelas Pramono. 

Dengan langkah-langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat membantu lebih banyak warga Jakarta dalam mengakses pendidikan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

Selain itu, perbaikan sistem administrasi di kecamatan juga diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan dan pengaduan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.