Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Disnaker Geber Program Latihan Kerja
Peserta Wajib Dibekali Kompetensi Teknologi
Selasa, 29 April 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Suzukiana menjelaskan, syarat bagi yang ingin mengikuti pelatihan kerja, memiliki KTP atau surat keterangan domisili DKI Jakarta, dan tidak sedang dalam ikatan kerja.
“Kami juga tidak menerapkan batasan umur bagi warga Jakarta yang berminat untuk mengikuti salah satu dari 18 kejuruan pelatihan kerja,” terangnya.
Ia menambahkan, empat dari 18 kejuruan, yakni barista, akuntan junior, konstruksi bangunan dan digital marketing dilaksanakan selama 30 hingga 60 hari, pada 24 April hingga 17 Juni 2025.
Baca juga : Arsenal Vs PSG, Meriam London Siapkan Perang
Sedangkan pelatihan kejuruan lainnya, terdiri dari Tata Boga, Bahasa Inggris, Data Management Staff, Teknisi Jaringan, Make Up Artist, Content Creator, Desainer Multimedia, Perhotelan, Teknisi Komputer, Web Programming, Desain Grafis Madya dan Mobile Programming dilaksanakan selama 45 hari kerja, mulai 7 Mei hingga 17 Juli 2025. Serta, pelatihan Bahasa Korea yang dilaksanakan selama 60 hari kerja, mulai 4 Juni hingga 1 September 2025.
Suzukiana bilang, dengan keterampilan yang telah diperolehnya, peserta pelatihan kerja ini bisa menjadi wirausahawan mandiri, dengan membuka lapangan kerja baru. “Kami juga menjalin kerja sama dengan 90 perusahaan di Jakarta. Mereka siap tampung lulusan terbaik untuk bekerja,” ucapnya.
Hal serupa dilakukan PPKD Jakarta Selatan (Jaksel). PPKD Jaksel menargetkan pelatihan kompetensi tahun ini, baik secara reguler maupun Mobile Training Unit (MTU), diikuti 1.080 peserta.
Baca juga : Game 4 Playoff NBA 2024-2025, Lakers Di Ujung Tanduk
Kepala PPKD Jakarta Selatan Budi Karlia mengatakan, pelatihan-pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan atau keterampilan warga, guna memperoleh pekerjaan sesuai minat dan bidang keahliannya.
Budi menjelaskan, metode MTU ini nantinya akan dilakukan pelatihan jemput bola, berkolaborasi dengan kecamatan, kelurahan, serta satuan pendidikan menengah atas dan sederajat.
“Di PPKD Jakarta Selatan, ada pelatihan kolaborasi. Satu orang bisa ikut dua pelatihan linier. Misalnya, selain pelatihan desain grafis, juga bisa sekalian ikut teknik komputer,” bebernya.
Baca juga : Aurelie Moeremans, Seperti Putri Disney Di Pesta Pernikahan
Budi juga mempersilakan warga pendatang baru mengikuti pelatihan, dengan melampirkan persyaratan berdomisili dan penjamin tinggal di Jakarta. “Sehingga angka pengangguran, terutama di Jakarta Selatan, diharapkan bisa menurun dan warga memiliki pekerjaan sesuai keahlian,” tandasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya