Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peringati Hari Pendidikan Nasional, Gubernur Pram Serahkan Ijazah Tertahan
Selasa, 29 April 2025 20:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyerahkan ijazah tertahan tahap kedua pada Jumat (2/5/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Kebijakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan warga Jakarta.
“Karena pemutihan ijazah ini menyangkut data, menyangkut orang, menyangkut sekolah dan sebagainya. Pasti penyelesaiannya bertahap. Kemarin sudah tahap periode pertama kurang lebih angkanya sekitar 500 juta lebih,”kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Pemutihan ijazah merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang bertujuan untuk membantu lulusan sekolah yang tidak dapat mengambil ijazahnya karena kendala biaya.
Baca juga : Hasan Nasbi Mundur, Kinerja PCO Dijamin Tak Terganggu
Pramono menjelaskan bahwa program ini tidak bisa dilakukan secara serentak karena menyangkut verifikasi data yang kompleks.
Rencananya, penyerahan ijazah tahap kedua ini akan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni di Monas atau Balai Kota Jakarta, sebagai bentuk simbolis perhatian pemerintah terhadap masa depan pendidikan warganya.
“Kalau ini memang belum selesai, ada (penyerahan tahap) ketiga, keempat dan seterusnya. Karena bagi saya persoalan ijazah ini adalah persoalan serius yang dihadapi oleh warga, masyarakat yang memang kalau tidak dibantu, ditebus oleh pemerintah DKI nggak bakal diambil,” ujar Pramono.
Baca juga : PERURI Kembali Raih Peringkat AAA Dari Pefindo, Tegaskan Kinerja Sangat Sehat
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, hingga kini Pemprov DKI masih terus melakukan pendataan terhadap ijazah-ijazah yang tertahan di berbagai satuan pendidikan.
Program pemutihan ijazah ini pertama kali dijalankan pada Maret 2025. Pada tahap pertama, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI menyerahkan bantuan penebusan ijazah untuk 117 lulusan, dengan nilai total mencapai Rp 596.422.200.
Untuk tahap kedua, program ini akan mencakup lebih banyak penerima manfaat, yakni sebanyak 250 lulusan yang telah diverifikasi datanya oleh dinas terkait.
Baca juga : Hari Pendidikan Nasional 2025: Ini Susunan Upacara Dan Download Logo Hardiknas
Melalui program ini, Gubernur Pramono berharap tak ada lagi warga Jakarta yang tertahan aksesnya untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan hanya karena ijazahnya belum bisa diambil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya