Dark/Light Mode

Belanja Rumah Tangga Naik, Ekonomi Jakarta Triwulan I 2025 Tumbuh 4,95 Persen

Senin, 5 Mei 2025 20:57 WIB
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar. (Foto: Dok. BI DKI)
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar. (Foto: Dok. BI DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perekonomian DKI Jakarta tumbuh sebesar 4,95 persen pada triwulan I 2025, meski sedikit melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (5,01 persen).

Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan, dari sisi permintaan, pertumbuhan terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan konsumsi pemerintah. Dari sisi Lapangan Usaha (LU) utama, pertumbuhan terutama didorong oleh LU informasi dan komunikasi (Infokom), LU perdagangan, serta LU jasa keuangan dan asuransi. 

“Pertumbuhan ekonomi Jakarta tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional (4,87 persen),” ungkap Arlyana dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

Baca juga : BPS: Ekonomi Indonesia Triwulan I-2025 Tumbuh 4,8 Persen

Dari sisi permintaan, konsumsi RT tumbuh sebesar 5,36 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (5,14 persen).

Meningkatnya pertumbuhan ditopang oleh berlangsungnya HBKN Ramadan-Idulfitri serta Nyepi. Selain itu, penyaluran THR serta pemberian berbagai insentif pemerintah antara lain berupa diskon tarif listrik, dan bantuan pangan turut mendorong pertumbuhan konsumsi RT. Investasi juga turut menjadi penopang ekonomi Jakarta dengan pertumbuhan sebesar 2,89 persen pada triwulan I 2025. Meskipun tetap menjadi penopang utama, kinerja investasi tersebut tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh mencapai 7,54 persen. 

“Perlambatan bersumber dari penurunan investasi baik yang bersumber dari dalam negeri (PMDN) maupun luar negeri (PMA),” tegasnya.

Baca juga : Laba Bersih PTPN Group Di Kuartal I 2025 Tembus Rp705 Miliar

Selanjutnya, konsumsi Pemerintah tumbuh tinggi pada triwulan I 2025 menjadi 9,22 persen dibandingkan triwulan sebelumnya 5,20 persen. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh meningkatnya belanja pegawai dan belanja bansos sejalan dengan berlangsungnya HBKN serta belanja subsidi sejalan dengan pemberian berbagai insentif kepada masyarakat.

Selanjutnya dari sisi eksternal, ekspor tumbuh tinggi menjadi sebesar 17,59 persen dari triwulan sebelumnya (14,66 persen), didorong terutama oleh pertumbuhan ekspor nonmigas sejalan dengan membaiknya ekspor produk otomotif, serta peningkatan ekspor untuk komoditas lainnya seperti alas kaki. Sejalan dengan pertumbuhan ekspor, impor juga tumbuh tinggi dari 14,51 persen menjadi 16,24 persensehingga Jakarta mencatatkan net impor pada triwulan I 2025.  

“Dari sisi Lapangan Usaha, pertumbuhan terutama ditopang oleh LU infokom yang tumbuh 5,93 lebih tinggi dari triwulan sebelumnya (4,36 persen l) didorong oleh meningkatnya produksi film dan jumlah penonton bioskop pada periode libur HBKN.

Baca juga : Beda Dengan IMF, Sri Mulyani Masih Pede Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen

“LU perdagangan juga menjadi penopang pertumbuhan meski tumbuh melambat dari 7,26 persen menjadi 4,35 persen pada triwulan I 2025. LU jasa keuangan dan asuransi juga tumbuh meningkat dari 2,60 persen menjadi 5,84 persen pada triwulan I 2025 sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit perbankan yang masih tetap tinggi. LU lainnya seperti LU industri pengolahan, LU akomodasi dan makan minum serta LU transportasi dan pergudangan juga masih tumbuh positif didukung oleh tingginya aktivitas dan permintaan masyarakat pada momen Ramadhan dan HBKN Idulfitri.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta akan terus memonitor perkembangan berbagai indikator perekonomian baik di tingkat daerah, nasional, maupun global. Selain itu, sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta di berbagai sektor guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.