Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pengeboran Terowongan Fase 2A Dimulai, MRT Lebak Bulus-Ancol Beroperasi 2029
Jumat, 9 Mei 2025 18:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan Tunnel Boring Machine (TBM-1) untuk pengerjaan proyek MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025). MRT Fase 2A ini diharapkan beroperasi penuh pada 2029
“Saya menyambut baik dimulainya peluncurab Tunnel Boring Machine atau TBM-1 CP202 MRT Jakarta untuk pengeboran sepanjang 1.195 meter ini sebagai bagian dari milestone pekerjaan MRT Jakarta fase 2A untuk kontrak package 202 dari Harmoni sampai dengan Mangga Besar,” ujar Pramono di Stasiun Harmoni, Jumat (9/5/2025).
Ia menekankan bahwa kemacetan masih menjadi tantangan besar yang dihadapi Jakarta. Oleh karena itu, pengembangan transportasi publik, khususnya MRT, merupakan solusi penting untuk menciptakan sistem mobilitas yang efisien.
Baca juga : Gali Terowongan Bawah Rumah Buat Berlindung
"Sehingha masyarakat mau beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum,” tuturnya.
Pembangunan fase 2A MRT Jakarta ditargetkan rampung dan dapat beroperasi pada tahun 2029. Hingga saat ini, progres pengerjaan proyek telah mencapai 48,14 persen.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Direktur Utama PT MRT Jakarta dan Duta Besar Jepang, seluruh jalur fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota dapat selesai sesuai target.
Baca juga : Tiga Jam Tangani Airfast, Bandara Ngurah Rai Kembali Beroperasi Normal
“Tadi Pak Dirut menyampaikan sampai hari ini sebenarnya progresnya lebih cepat dibandingkan dengan perencanaannya. Maka kalau kemudian ke depan masih bisa berjalan dengan ini mudah-mudahan tahun 2029 seperti yang direncanakan fase 2A sudah menyambung dari Lebak Bulus sampai dengan Kota,” jelasnya.
Proyek MRT Jakarta fase 2A ini merupakan lanjutan dari fase pertama yang telah sukses menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Pramono mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Jepang, dalam menyukseskan proyek infrastruktur strategis ini.
“Terima kasih secara khusus saya tunjukkan kepada Duta Besar Jepang untuk Indonesia, PT MRT Jakarta, para kontraktor serta seluruh pihak terkait yang telah bersinergi dalam mendukung perkembangan proyek MRT Jakarta khususnya MRT fase 2a,” ujarnya.
Baca juga : Alhamdulillah, Kita Surplus Beras 5 Juta Ton
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan rencana pengembangan jalur transportasi rel lainnya, termasuk jalur MRT Timur-Barat serta TransJabodetabek, sebagai bagian dari solusi menyeluruh untuk mengatasi kemacetan.
“Memang kemacetan tidak bisa hanya diselesaikan satu ruas saja. Maka untuk itu, selain MRT kita buka jalur selatan, kita juga akan segera kembangkan jalur Barat Timur, dan yang tidak kalah pentingnya adalah pelaksanaan TransJabodetabek,” kata Pramono.
"Minggu depan atau 2 minggu lagi saya akan membuka rute baru, sehingga dengan demikian persoalan kemacetan di Jakarta, pelan-pelan, perlahan-lahan ditangani secara serius oleh pemerintah Jakarta.” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya