Dark/Light Mode

Simbol Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Mengamen Di Jalan

Sabtu, 24 Mei 2025 20:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang Ondel-ondel sebagai alat mengamen karena merupakan simbol budaya Betawi yang harus dijaga dan dikembangkan bukan dieksploitasi untuk kepentingan ekonomi di jalanan.

Pramono menyampaikan harapan agar ondel-ondel tetap menjadi bagian dari budaya yang dinamis dan berkembang, namun tetap mendapatkan penghargaan yang layak. 

“Jadi saya sangat berharap ondel-ondel itu merupakan budaya yang dinamis, nggak statis. Tetapi harus juga mendapatkan apresiasi penghargaan yang memadai,” kata Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025).

Larangan tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya Betawi. Pramono menyampaikan permintaan agar ondel-ondel tidak lagi digunakan sebagai alat mengamen di jalan. 

Baca juga : BRI Liga 1, Maung Bandung Dilarang Remehkan Si Juru Kunci

“Saya termasuk yang kemudian memesankan supaya, mohon maaf, ondel-ondel tidak digunakan untuk mencari mengamen lah. Tetapi betul-betul dirawat dengan baik,” katanya.

Dia juga menyebutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mendata dan mendukung 42 sanggar budaya yang ada di ibu kota. 

“Maka sanggar-sanggar yang ada di Jakarta ada 42 yang saya minta untuk betul-betul dibantu,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai dasar hukum pelarangan pengamen ondel-ondel, Pramono menyatakan, pihaknya mengatur hal tersebut dalam peraturan yang sesuai. 

Baca juga : Hasil Liga Italia: Inter Milan Kokoh, Napoli Mengekor, AC Milan Keok

“Ya sekarang ini saya akan meminta undang-undang bukan untuk di jalanan. Tapi merupakan bagian dari budaya utama Betawi,” jelasnya.

Pramono mengakui, pelarangan semata tidak cukup. Menurutnya, para pelaku seni harus diberikan ruang dan kesempatan tampil di berbagai acara resmi dan ruang publik agar budaya Betawi dapat terus hidup dan berkembang.

“Ya orang itu nggak ngamen kalau dicukupi dan diberikan kesempatan untuk bisa tampil di ruang-ruang yang lainnya,”ucapnya. 

Dia juga berjanji akan mendorong pembuatan peraturan baru dan mengadakan lebih banyak acara budaya di Jakarta. 

Baca juga : Spanyol Vs Belanda, Laga Penentu Di Mestalla

“Sehingga undang-undang yaudah nanti kita buat, kita undang berbagai acara di ibu kota, acara yang banyak banget,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.