Dark/Light Mode

Car Free Night Akan Digelar Setiap Sabtu Malam

Udara Lebih Bersih, Hibur Rakyat Dan Bantu UMKM

Selasa, 10 Juni 2025 06:50 WIB
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Muji­yono. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Muji­yono. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Beberapa aspek penting yang akan menjadi pertimbangan utama adalah volume kendaraan, ak­tivitas masyarakat, dan pemilihan ruas jalan yang akan ditutup.

“Sejauh ini masih didiskusi­kan,” ujarnya.

Komarudin menegaskan, kebijakan lalu lintas bukan keputusan sepihak. Melainkan harus melibatkan banyak pihak, karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat luas. “Tapi, kami siap mengamankan apa pun kebijakan yang dike­luarkan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah,” tandasnya.

Baca juga : Portugal Jadi Jawara Nations League, Panggungnya Ronaldo

Analis kebijakan transportasi publik Azas Tigor Nainggolan menilai, CFN sebuah terobosan yang patut didukung. Selain berupaya membuat Jakarta be­bas polusi dan macet, dia yakin, CFN akan menimbulkan multi efek yang positif. “Kalau bisa, Sabtu malam depan, langsung diselenggarakan saja,” kata Azas, Senin (9/6/2025).

Menurutnya, CFN dapat membuat Jakarta lebih hidup. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan UMKM dan pegiat seni budaya. “Buatkan bazar-bazar dan pertunjukan seni budaya, terutama budaya Betawi. Sehingga, warga dapat lebih mengenal budaya Betawi,” ujarnya.

Azas juga menepis ketakutan, bahwa CFN akan membuat pengunjung mall, restoran, cafe dan hotel di sepanjang Jalan Thamrin-Sudirman merosot. “Jangan ta­kut, CFN justru membuat mall, restoran, kafe dan hotel makin banyak pengunjung,” ujarnya.

Baca juga : Final NBA, SGA Makin Bersinar, Haliburton Meredup

Menurut dia, tempat usaha tersebut bakal ketiban rezeki dari pengunjung yang bukan hanya membawa kendaraan, tapi juga warga yang meramaikan CFN.

Menurut Azas, mall, restoran, cafe dan hotel di sepanjang Thamrin-Sudirman memiliki jalur belakang. Sehingga, war­ga yang membawa kendaraan pribadi tetap bisa masuk melalui akses tersebut. “Akses jalur be­lakang ini selalu digunakan saat Car Free Day, Ganjil-Genap atau ada kegiatan besar di Thamrin-Sudirman,” ucapnya.

Keyakinan Azas ini berkaca dari CFD yang sudah digelar selama bertahun-tahun. “Selama ini CFD tidak ada masalah. Malah banyak manfaatnya untuk warga, UMKM dan sebagainya,” pungkasnya.

Baca juga : Cinta Laura, Ngarep Keajaiban Di Raja Ampat

Bahkan dengan adanya CFN, lanjut dia, parkiran hotel, ge­dung atau mall dapat meraup cuan dari warga yang menitip­kan kendaraan pribadinya.

Namun Azas mengingatkan, Pemprov DKI kudu memperha­tikan keamanan dan kenyaman­an warga selama dan sesudah CFN digelar. “Harus disiapkan petugas keamanan dan kebersihannya,” pesan dia. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.