Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Akui Ada Pungli Rekrutmen PPSU, Wagub Rano: Pasti Diberantas
Kamis, 17 Juli 2025 09:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengakui ada pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Bukan dugaan, udah dari awal kita udah ngomong," ujar Rano Karno di Ruang Pola, Gedung Pemprov Jakarta, Rabu (16/7/2025).
"Ya nggak bisa ditutupi ada, dan kita udah ngomong itu harus diberantas," katanya.
Menurutnya, sejak masa kampanye, praktik ini sudah menjadi perhatian khusus. Dia menyebut, ada oknum yang memungut bayaran jutaan rupiah dari calon petugas PPSU.
Baca juga : Pertamina Luncurkan PGTC 2025, Jaring Ribuan Inovasi Keberlanjutan Mahasiswa
"Dari awal, mungkin dari kampanye, saya udah wanti-wanti itu ada PPSU yang bayar sekian puluhan juta, bayangin. Itu kita nggak bisa terima, jadi langsung ditindak aja," tegas Rano.
Sebelumnya, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, juga mengungkap temuan serupa saat melakukan sosialisasi kepada warga.
"Saya beberapa hari lalu, hari Sabtu atau Mingguan, saya mengadakan sosialisasi sebagai tugas anggota dewan ke masyarakat," kata Ali.
Usai acara tersebut, dia menerima pengaduan dari seorang warga terkait dugaan pungli yang dialami suaminya saat mendaftar menjadi petugas PPSU.
Baca juga : Ketum Kamsri: Pemuda Sumbagsel Harus Jadi Kekuatan Pembangunan Nasional
"Setelah saya melakukan sosialisasi, ada masyarakat yang menyampaikan ke saya bahwa suaminya itu ikut mendaftar Petugas Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), itu PPSU di kelurahan," ungkap Ali.
Temuan tersebut langsung disampaikan kepada Wakil Gubernur Rano Karno saat sidang paripurna DPRD. Dia mengecam keras tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum tertentu.
"Makanya tadi waktu paripurna saya sampaikan ke wakil gubernur, kebetulan beliau hadir. Praktik-praktik seperti ini adalah zolim," ucapnya.
Ali menambahkan bahwa praktik ini merupakan bentuk pemerasan terhadap rakyat kecil.
Baca juga : Jokowi Unggah Momen Main Pasir Bareng Cucu Di Pantai
"Pungli-pungli ini yang dilakukan oleh oknum ya, saya garis bawah praktik-praktik yang dilakukan oleh oknum ini, itu yang disebut dengan pemerasan orang miskin saya bilang," katanya.
"Mereka belum bekerja saja sudah diperes, sudah dipungut yang ginian-ginian gitu," lanjutnya.
Ali juga mengingatkan, temuan ini mencoreng klaim Pemprov DKI bahwa proses rekrutmen PPSU dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya