Dark/Light Mode

JPO Transjakarta Gelanggang Remaja Direvitalisasi, Penyeberang Lewat Zebra Cross

Senin, 21 Juli 2025 10:04 WIB
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta Gelanggang Remaja di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. (Foto: Zahra/RM)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta Gelanggang Remaja di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov)  DKI Jakarta memulai proyek revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta Gelanggang Remaja yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. 

Pantauan RM.id di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, tampak beberapa pekerja tengah menyiapkan area proyek di sisi barat JPO, tepat di trotoar dekat Halte Gelanggang Remaja. Alat berat, pagar pengaman proyek, serta rambu peringatan telah dipasang. Lalu lintas dari arah Kampung Melayu ke Cawang dan sebaliknya masih terpantau lancar. Jalur bus Transjakarta juga masih beroperasi secara normal.

Revitalisasi ini dilakukan dalam tiga tahap utama, yaitu pekerjaan ramp sisi barat, ramp sisi timur, dan pemasangan gelagar JPO. Tahap pertama, yaitu pekerjaan ramp sisi barat, akan berlangsung sejak 20 Juli hingga 15 Desember 2025. 

"Pemasangan shoring di area trotoar tidak menggunakan badan jalan sehingga lalu lintas dari Kampung Melayu menuju Cawang dan sebaliknya normal," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangannya.

Baca juga : Mari Kenali, Daftar Penyakit Yang Rentan Menyerang Setiap Generasi

Tahap kedua, yaitu pekerjaan ramp sisi timur, akan berlangsung mulai 10 Agustus hingga 15 Desember 2025. Namun, berbeda dari sisi barat, pekerjaan ini berdampak langsung pada jalur Transjakarta.

"Pemasangan shoring di Jalur Transjakarta sisi Timur, sehingga Transjakarta dari Kampung Melayu menuju Cawang mix traffic sepanjang area pekerjaan (tanggal 6 - 26 September 2025), sedangkan lalu lintas dari arah Cawang menuju Kampung Melayu normal," jelas Syafrin.

Selanjutnya, pemasangan gelagar JPO dijadwalkan berlangsung dari 4 Oktober hingga 21 November 2025. Meski pekerjaan berlangsung di tengah jalan, Dinas Perhubungan memastikan tidak akan ada penutupan arus lalu lintas dari kedua arah.

"Lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju Cawang dan sebaliknya normal," tambahnya.

Baca juga : Perkuat Ekonomi Daerah, Dharma Jaya Optimalisasi Pengembangan Rencana Bisnis

Selama proses revitalisasi berlangsung, masyarakat yang biasa menggunakan JPO tersebut akan dialihkan untuk menyeberang melalui fasilitas zebra cross yang telah dilengkapi dengan lampu isyarat penyeberang jalan (pelican crossing).

"Selama pekerjaan berlangsung pengguna fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Transjakarta Gelanggang Remaja akan dialihkan menggunakan fasilitas penyeberangan zebra cross dengan dilengkapi lampu isyarat penyeberang jalan/pelican crossing," kata Syafrin.

Sebagai bagian dari pelaksanaan proyek, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar menghindari ruas jalan tersebut selama masa konstruksi.

"Kami menghimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu–rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," tegas Syafrin.

Baca juga : Telkomsel Tancap Gas Digitalisasi UKM Lewat DCE

Revitalisasi JPO ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik, terutama untuk mendukung mobilitas aman dan nyaman bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi umum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.