Dark/Light Mode

Gubernur Pramono Janji Revitalisasi Dan Evaluasi Keamanan Pasar Taman Puring

Selasa, 29 Juli 2025 11:21 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya keras memadamkan api yang melanda Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 500 kios di area pasar. (Foto: Tedy Kroen/RM)
Petugas pemadam kebakaran berupaya keras memadamkan api yang melanda Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 500 kios di area pasar. (Foto: Tedy Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bakal segera melakukan perbaikan dan revitalisasi Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang mengalami kebakaran, pada Senin (28/7/2025) sore. Insiden ini menjadi kali ketiga pasar rakyat tersebut mengalami musibah serupa. Sekitar 500 kios kecil terdampak dalam kejadian ini. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Wali Kota Jakarta Selatan dan memantau proses pemadaman api hingga malam hari.

“Jadi kemarin saya begitu kebakaran jam 6 sore saya langsung koordinasi dengan Wali Kota dan tim turun ke lapangan memang sampai dengan jam 8 - setengah 9 dan pemadaman bisa dilakukan dengan bantuan damkar dan sebagainya," ujar Pramono di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (29/7/2025).

"Ada kurang lebih 500 kios kecil yang terdampak karena memang disitu kan kios-kiosnya kecil-kecil dan padat,” tambah Pramono.

Baca juga : Gubernur Pramono Ancam Tak Beri Promosi Jabatan Bagi ASN Pelaku Judol

Meski dampaknya cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Dan saya juga monitor apakah ada korban atau tidak, tidak,” katanya.

Pramono menegaskan, pemerintah akan segera melakukan perbaikan dan revitalisasi Pasar Taman Puring, mengingat pentingnya fungsi pasar tersebut bagi masyarakat sekitar.

“Memang disana sudah 3 kali dan untuk itu kita akan tentunya tetap akan kita perbaiki, kita persiapkan karena pasar itu adalah pasar rakyat yang dibutuhkan oleh rakyat setempat dan itu pasar yang aktivitasnya masih sangat tinggi,” tegasnya.

Baca juga : Gubernur Pram Undang 50 Siswa SD Rayakan Hari Anak Nasional Di Balai Kota

Kebakaran cepat menyebar karena kondisi pasar yang padat dan sempit. Meski Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tersedia, keadaannya tidak memungkinkan penggunaannya secara optimal.

“Saya nggak ngecek apakah ada APAR-nya atau tidak tetapi yang jelas penanganannya cukup cepat kemarin karena mungkin areanya bisa damkar datang dan sebagainya sehingga bisa teratasi dengan baik,” ujarnya.

Pramono juga menjelaskan bahwa program 1 RT 1 APAR yang merupakan mandat dari Peraturan Gubernur (Pergub) sedang digencarkan.

“Pasti ada kalau APAR itu sudah Pergub dan kita wajibkan saya sudah koordinasi dengan dinas berkait untuk itu,” katanya.

Baca juga : Surati Adhi Karya, Gubernur Pramono Sampaikan Mau Tebang Tiang Monorel Mangkrak

Dia menambahkan bahwa dukungan masyarakat dalam pelaksanaan program ini sangat tinggi, terutama di wilayah padat seperti Tambora.

“Bahkan lagi termasuk yang di Tambora beberapa kali saya berkomunikasi dengan masyarakat di sana mereka sangat men-support Pergub mengenai 1 RT 1 APAR,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Kebakaran melanda Pasar Taman Puring di Jalan Kyai Maja, Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025) sore. 

Menurut laporan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan dilaporkan oleh warga setempat. Titik api diketahui berada di Ruko Pasar Taman Puring, tepatnya di Jl. Kyai Maja 37-42 RT 007 RW 001, Kelurahan Gunung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.