Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
12 RT Di Jakarta Timur Kebanjiran Setinggi 60 Cm Dampak Luapan Kali Ciliwung
Selasa, 5 Agustus 2025 10:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 12 RT di wilayah Jakarta Timur masih terendam banjir hingga Selasa pagi ini (5/8/2025) dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa banjir terjadi akibat luapan Kali Ciliwung menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari sebelumnya.
Menurut BPBD DKI Jakarta, banjir disebabkan oleh hujan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin sore (4/8/2025), yang menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Siaga 3 pada pukul 16.30 WIB. Akibatnya, air meluap dari Kali Ciliwung dan menggenangi sejumlah permukiman warga di Jakarta Timur.
Baca juga : The Jayakarta Villas Anyer Resort Hadirkan Sajian Kuliner Istimewa
“Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan Bendung Katulampa Waspada/Siaga 3 pada Hari Senin (04/08) Pukul 16.30 WIB, serta menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
BPBD mencatat genangan air terjadi di 12 RT yang tersebar di empat kelurahan di Jakarta Timur. Berikut rinciannya:
* Kelurahan Bidara Cina: 2 RT
* Ketinggian air: 35 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
* Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
* Ketinggian air: 40 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
* Kelurahan Cawang: 3 RT
* Ketinggian air: 30 cm
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
* Kelurahan Cililitan: 3 RT
* Ketinggian air: 60 cm (tertinggi)
* Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 12 RT,” ujar Yohan.
Baca juga : Lewat AgenBRILink, Pemuda Ini Kembangkan Usaha hingga Ciptakan Lapangan Kerja
Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk memastikan saluran air berfungsi baik.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas,” tegas Yohan.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan, terutama di wilayah yang dilalui aliran Kali Ciliwung. Warga juga diminta segera menghubungi layanan darurat jika mengalami keadaan mendesak.
Baca juga : Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Dampak Kebakaran Di Kapuk Muara
“Kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” pungkas Yohan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya