Dark/Light Mode

Pramono Inisiasi RS Royal Batavia Cakung, Setinggi 13 Lantai Dengan 282 Kamar

Senin, 25 Agustus 2025 15:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menginisiasi pembangunan RS Royal Batavia Cakung yang pembangunannya bakal dimulai tahun 2026 dan ditargetkan bisa beroperasi tahun 2028.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan langsung rencana tersebut saat hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. 

"Rumah sakit luasnya kurang lebih 1,9 hektare, nanti kamarnya 282, tingkatnya sampai dengan 13, dan desainnya adalah desain Betawi, diharapkan selesai paling lama akhir tahun 2027," ujar Pramono di Rumah Susun Tower Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (25/8/2025).

Rumah sakit ini menjadi proyek strategis DKI Jakarta dan memiliki karakter unik. 

"Rumah sakit ini bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit yang dibangun di Jakarta, yang namanya tidak menggunakan rumah sakit daerah, tetapi langsung rumah sakit Royal Batavia Cakung," tambah Gubernur Pramono.

Baca juga : Revitalisasi Rampung, Terminal 1C Soekarno-Hatta Dibuka Kembali

Dia juga menekankan bahwa proyek ini menjadi rumah sakit ke-32 milik Pemprov DKI Jakarta selain puskesmas yang ada. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa Cakung adalah kecamatan terluas di Jakarta Timur dengan kebutuhan layanan kesehatan yang mendesak. 

"Luas wilayah kecamatan Cakung lebih kurang adalah 42,28 km. Ini merupakan kecamatan yang terluas di kota administrasi Jakarta Timur dengan jumlah penduduk sebesar sekitar 559.000 jiwa lebih sehingga memiliki rasio tempat tidur rawat inap dengan penduduk adalah 1 dibanding 1.000 penduduk," jelas Ani.

Selain itu, dua RSUD Pemprov DKI yang ada di Jakarta Timur dinilai belum mudah dijangkau warga Cakung. 

"Pemprov DKI telah memiliki dua RSUD kelas B yaitu RSUD Pasar Rebo dan RSUD Budi Asih yang akses kedua RSUD tersebut dari kecamatan Cakung lebih dari 10 km," jelasnya lebih lanjut.

Rumah Sakit Royal Batavia Cakung tidak hanya mengusung konsep modern, namun juga mengangkat budaya lokal. 

Baca juga : Roblox: Dunia Permainan atau Perangkap Anak, yang Mengintai di Balik Layar?

"Bangunan rumah sakit Royal Batavia ini berbentuk panggung karena terinspirasi dari konsep bangunan rumah panggung Betawi dan ada ornamen khas Betawi," kata Ani.

Rumah sakit ini akan dibangun dengan standar gedung hijau (green building) serta Proyek ini ditargetkan menjadi rumah sakit internasional pertama milik Pemprov DKI Jakarta. 

"Dilengkapi dengan berbagai peralatan medis yang modern dan juga bangunan fisik yang dirancang ramah, pasien, aman dan memenuhi standar hospital design safety," ujar An

Menurut data Dinas Kesehatan, Cakung termasuk wilayah dengan tingkat penyakit dan kecelakaan lalu lintas tertinggi di Jakarta Timur.

"Tingginya angka prevalensi penyakit infeksi itu ada sekitar 21.648 kasus di Cakung. Ini merupakan peringkat kedua terbesar di Jakarta Timur dan juga tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang tercatat sebesar lebih dari 3.349 kejadian atau sekitar 44% dari total kecelakaan lalu lintas di Jakarta," tutur Ani.

Baca juga : BNI Permudah Aktivasi Rekening Dormant, Tanpa Dikenakan Biaya

Pembangunan RS Royal Batavia Cakung akan dimulai pada 2026 dan selesai pada 2027. Total luas bangunan mencapai hampir 50.000 meter persegi.

"Total luas bangunannya sebesar 49.985 meter persegi, direncanakan memiliki 13 lantai dengan 2 basement," tambah Ani.

Pemerintah berharap keberadaan RS ini akan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Jakarta Timur, khususnya Cakung, dengan fasilitas medis yang lebih baik, modern, dan mudah dijangkau.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.