Dark/Light Mode

Gubernur Pramono Gratiskan Dua Bulan Biaya Sewa Kios di Blok M

Kamis, 4 September 2025 05:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi pedagang di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025). (Foto: Berita Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi pedagang di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025). (Foto: Berita Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi pedagang di kawasan Blok M setelah munculnya polemik harga sewa kios yang melambung tinggi. Gubernur Pramono mengambil tindakan cepat dan tegas untuk menyelesaikan masalah ini. Ia memutuskan menghentikan kerja sama antara pedagang dengan koperasi. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi langsung dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, serta mendengarkan keluhan dari pedagang.

"Dengan demikian, pertama, saya minta untuk kerja sama yang dilanggar oleh koperasi, kalau mereka tidak memenuhi apa yang menjadi kesepakatan, maka saya minta untuk di-postpone, kerja samanya dihentikan saja," tegas Gubernur Pramono, di Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/9/2025).

Baca juga : Tuan Rumah Loloskan Dua Tunggal Dan Dua Ganda Putra Ke Babak Kedua M-25

Gubernur Pramono juga menggratiskan biaya sewa selama dua bulan bagi pedagang yang mau membuka usaha di kawasan Blok M Hub. Namun, ia berpesan agar para pedagang tetap menjaga lingkungan usaha yang kondusif serta mengutamakan kenyamanan dan keamanan di kawasan Blok M. Untuk selanjutnya, pengelolaan Blok M Hub sepenuhnya dilakukan PT MRT Jakarta (Perseroda).

"Kalau mereka mau menggunakan tempat ini (Blok M Hub), maka nanti selama dua bulan, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini. Tempat ini jauh lebih bagus sebenarnya, lebih nyaman, ada AC-nya, dan fasilitasnya juga bagus," ungkapnya.

Baca juga : Gubernur Pramono Lantik 992 Pejabat Fungsional, Mayoritas Guru

Gubernur Pramono berharap, apa yang menjadi keresahan para pedagang bisa teratasi dengan baik. Mengingat, kawasan Blok M kini menjadi salah satu tempat usaha ikonik yang digandrungi masyarakat lintas generasi.

"Karena saya tahu, Blok M ini sekarang menjadi hub baru bagi Jakarta. Saya tidak mau ini berkepanjangan. Ini harus segera diselesaikan," tutupnya.

Baca juga : Ketika Kualitas Buruk Bisa Merusak Video Bagus

Sebagai tambahan informasi, PT MRT Jakarta (Perseroda) telah melakukan sejumlah audiensi dengan pihak koperasi, baik di tingkat Wali Kota, dua Fraksi DPRD, serta Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD), disepakati mengenakan biaya sewa UMKM sebesar Rp 300.000 per kios. Jika kios itu disewakan kembali, maka dikenakan biaya sewa ulang sebesar Rp 1,5 juta.

Namun, seiring berjalan waktu, terdapat kenaikan harga sewa dari pihak koperasi, yang menyebabkan keresahan dari para pedagang. Kemudian, PT MRT Jakarta (Perseroda) memberikan solusi, para pedagang dapat pindah dari Plaza 2 yang dikelola oleh koperasi ke lokasi yang dikelola langsung oleh PT MRT Jakarta (Perseroda), yaitu di lorong B1, dengan keringanan biaya sewa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.