Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rencana Perubahan Status
PWNU Jakarta Ingin PAM Jaya Tetap Utamakan Pelayanan Publik
Kamis, 18 September 2025 22:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menegaskan bahwa orientasi pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dalam rencana Pemprov DKI Jakarta mengubah status PAM Jaya dari Perumda menjadi Perseroda.
Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Husny Mubarok Amir mengatakan, secara teori perubahan status ke Perseroda dapat memperkuat investasi, memperbaiki tata kelola, serta membuka peluang bagi PAM Jaya untuk berkembang lebih besar.
Namun, Husny mengingatkan agar perubahan tersebut tidak menggeser pelayanan air bersih menjadi orientasi bisnis.
Baca juga : PAM Jaya Didorong Benahi Layanan Dulu
"Kami memahami tujuan baik Gubernur Pramono Anung, tetapi jangan sampai pelayanan air bersih justru seolah terlihat menjadi barang dagangan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Husny menegaskan, pihaknya mendukung gagasan Gubernur Pramono Anung untuk mengembangkan PAM Jaya, tapi tetap menuntut akuntabilitas dan transparansi dari Pemprov DKI Jakarta.
"Kami mendukung jika orientasinya jelas dan berpihak pada warga. Jika tidak, kami akan menjadi pihak yang pertama mengingatkan," tegasnya.
Baca juga : DKI Dituntut Jamin Tarif Air Murah Dan Layanan Top
Dia juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat terhadap rencana tersebut hanya akan kuat apabila Pemerintah menjamin tarif tetap terjangkau dan kualitas layanan meningkat.
"Kalau investasi masuk tapi tarif naik, ini jelas akan menimbulkan ketidakpercayaan. Jadi perlu mekanisme kontrol yang ketat," katanya.
Lebih lanjut, Husny menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat sebelum memutuskan kebijakan strategis seperti IPO PAM Jaya.
Baca juga : Transjakarta Tetap Prioritaskan Layanan Publik di Tengah Demo & Kerusakan Halte
"Transparansi adalah kunci utama, kami mendukung arah perbaikan tetapi jangan lupa melibatkan publik," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya